Showing posts with label CPNS TAHUN 2015. Show all posts
Showing posts with label CPNS TAHUN 2015. Show all posts

Thursday, December 12, 2019

Terbaik Kebijakan Bagi Honorer K-2 Yang Tidak Lolos Seleksi / Gagal Ikut Tes Cpns Tahun 2015

Berdasarkan isu sebelumnya, bahwasannya tes CPNS dari jalur honorer Kategori 2 akan dimulai pada bulan Agustus mendatang. Dan sejumlah persyaratan pun telah disiapkan untuk memilih apakah Honorer sanggup ikut tes CPNS 2015 atau tidak.

Jika tidak lolos seleksi sehingga tidak sanggup ikut dalam tes CPNS tahun ini, maka kebijakannya ialah diberhentikan. Berkaitan dengan hal tersebut, berikut isu selengkapnya yang admin share dari JPNN.com, biar bermanfaat…

Pemerintah ingin merampungkan duduk masalah honorer kategori dua (K2) yang belum juga beres.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan, honorer K2 diberi kesempatan ikut tes seleksi CPNS 2015. Bagi yang tidak lolos, akan eksklusif diberhentikan sebagai honorer.
"K2 yang tidak memenuhi syarat manajemen maupun yang tidak lulus seleksi tahun ini, diberhentkan sebagai tenaga honorer oleh pejabat pembina kepegawaian atau pejabat yang mengangkatnya," tegas Yuddy Chrisnandi dalam rapat kerja Komisi II dewan perwakilan rakyat RI, Rabu (8/4).

Cara ini, berdasarkan Yuddy, sanggup menghentikan duduk masalah K2 yang semenjak 2005 hingga kini masih belum terselesaikan. Terlebih sudah 1 juta lebih honorer yang diangkat menjadi CPNS. Angka ini lebih kecil dibanding pelamar umum (yang fresh graduate) yang diterima dalam periode sama (2005 hingga 2014).

"Untuk mengakibatkan Indonesia berkelas dunia butuh SDM fresh graduate. Namun gugusan mereka tergerus oleh honorer," terangnya.

Hanya saja anjuran pemerintah ini tidak disetujui Komisi II dewan perwakilan rakyat RI. Ketua Komisi II Rambe Kamarulzaman mengatakan, pemerintah jangan eksklusif mengambil langkah tersebut sebelum dibahas lanjut dengan DPR.

"Terhadap K2 yang tidak lulus dalam seleksi tahun 2015 ini, dewan perwakilan rakyat minta KemenPAN-RB mempertimbangkan kembali dan memperhatikan catatan serta pendapat anggota Komisi II yang disampaikan dalam Raker," kata Rambe ketika membacakan final raker. (esy/jpnn)

Terbaik Cpns / Pns Harus Mau Ditempatkan Di Mana Saja Dan Dihentikan Pindah / Mutasi Selama Beberapa Tahun

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga ketika ini masih menjadi salah satu pilihan profesi yang diminati oleh sebagian besar lulusan sekolah tinggi tinggi di Indonesia. Ini terlihat dari selalu meledaknya jumlah pendaftar seleksi CPNS hampir di semua instansi maupun kementerian.

Pada hakekatnya, PNS yaitu abdi negara yang bertugas melayani kepentingan rakyat secara umum, kalau dokter melayani masyarakat pada bidang kesehatan, guru pada bidang pendidikan, Tentara Nasional Indonesia – Polisi Republik Indonesia melayani masyarakat dalam bidang aturan dan keamanan, dan lain-lain.

Namun tentunya untuk menjadi PNS ketika ini bukanlah hal yang gampang, alasannya selain harus mempunyai ijazah terakhir minimal Sekolah Menengan Atas (sederajat) dan terlebih pada penerimaan CPNS untuk guru harus mempunyai ijazah terakhir S-1 dan juga bersertifikat pendidik, persaingan pun semakin ketat, hal ini sangat masuk akal dikarenakan terus bertambahnya tamatan-tamatan sarjana gres yang juga ikut serta dalam seleksi tes CPNS pada setiap tahunnya sedangkan kuota penerimaan CPNS sangat terbatas.
                  
Namun terlepas dari itu semua, ada satu hal pertimbangan yakni calon CPNS harus siap ditempatkan di mana saja. Bagi seluruh peserta tes CPNS yang lulus, kemudian akan mendapat proses pemberkasan yang mana salah satu syaratnya yaitu melampirkan Surat Pernyataan Bersedia Ditempatkan dan Bekerja di Mana Saja yang kira-kira suratnya berbunyi :

Dengan ini menyatakan dengan gotong royong bahwa apabila saya diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil …………… Tahun …….., saya bersedia ditempatkan dan bekerja di mana saja di seluruh wilayah Republik Indonesia. Dan apabila saya tidak memenuhi pernyataan ini, saya bersedia diberhentikan dengan tidak hormat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) / Pegawai Negeri Sipil (PNS).


Dan dalam surat tersebut ditandatangani oleh CPNS dengan dibubuhi meterai Rp. 6.000,-. Oleh alasannya itu, kalau di antara Rekan-rekan ingin jadi berprofesi jadi PNS, maka siapkanlah mental untuk melakukan kiprah negara tersebut di manapun ditempatkan. Dan biasanya surat pernyataan ini berlaku untuk 10 Tahun ataupun menurut ketentuan pada masing-masing instansi.

Maka, kalau sehabis menjadi PNS, kita harus siap tetap berkomitmen dengan mau ditempatkan di mana saja serta tidak mengurus mutasi/pindah selama beberapa tahun dari daerah di mana kita ditugaskan menurut surat pernyataan yang sudah kita tandatangani sendiri, kecuali terdapat sesuatu hal yang bersifat urgen tentunya. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Terbaik Komisi Ii Dpr Ri Desak Pemerintah Angkat Honorer K2 Tanpa Kecuali

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Berdasarkan informasi sebelumnya dari situs Menpan RB bahwasannya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mengatakan, tes untuk eks Tenaga Honorer Kategori 2 (TH K-2) rencananya akan dilaksanakan mulai Bulan Agustus 2015 (setelah Hari Raya Idul Fitri), dengan memakai sistem Computer Assisted Test (CAT) dan Pemerintah memproyeksikan alokasi 30 ribu deretan untuk menggantikan deretan TH K-2 yang tidak terisi.

Terkait dengan nasib rekan-rekan Honorer K-2 ini, Komisi II dewan perwakilan rakyat RI mendesak pada Pemerintah untuk kiranya sanggup mengangkat seluruh Honorer K-2 ini tanpa kecuali. Terkait hal ini, berikut informasi yang admin share dari situs Koran-sindo.com selengkapnya…

Komisi II dewan perwakilan rakyat mendesak pemerintah segera merealisasikan pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K2). Kebijakan ini dinilai sebagai prioritas bagi pemerintah untuk diselesaikan secepatnya. Anggota Komisi II dewan perwakilan rakyat Suasana Dachi menyatakan dukungannya untuk penyelesaian kebijakan tersebut. Karena itu, Komisi II mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan pengangkatan tenaga honorer tingkat dua (K2) menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Kebijakan pemerintah terkait tenaga honorer dinilai lamban.

”Realisasi kebijakan ini semoga diupayakan secepatnya guna menghindari konflik yang berkepanjangan antarpegawai honorer dengan pemerintah di daerah-daerah. Jika memang masalahnya di anggaran, kita perlu mengundang Menteri Keuangan dan Bappenas dalam rapat gabungan, kemudian mengambil keputusan politik untuk mengalokasikan anggaran guna mengangkat honorer di seluruh Indonesia, khususnya K2,” ujar Suasana Dachi melalui siaran pers yang diterima KORAN SINDO kemarin.

Dachi mengakui dan menyadari beban berat yang tengah dipikul oleh pemerintah terkait alokasi anggaran untuk proses pengangkatan pegawai honorer ini. Namun, hal itu sanggup diselesaikan dengan komunikasi yang baik dengan tubuh anggaran untuk sanggup sesegera mungkin merealisasikannya. ”Ironis rasanya untuk mengangkat mereka tidak akibat dan berlarut-larut hingga sekarang, hingga mereka harus demo berulang kali,” ungkapnya.

Dia juga beropini bahwa para tenaga honorer sudah cukup serius mengabdi pada pemerintah. Karena itu, pemerintah juga diperlukan lebih serius memperlihatkan penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan para pegawai honorer di seluruh daerah. Sangatlah layak bila pemerintah mengangkat tenaga honorer menjadi PNS tanpa kecuali.

Anggota Komisi II dewan perwakilan rakyat Jazuli Juwaini juga mendesak pemerintah segera mengangkat tenaga honorer menjadi PNS. Alasannya, para pegawai honorer ini sudah dengan tulus dan tulus mengabdi untuk negara. Karena itu, sangat layak bila mereka diberikan penghargaan, ialah dengan segera mengangkatnya menjadi PNS tanpa ada kecuali.

Ketua Fraksi PKS ini kemudian membandingkan kebijakan uang muka kendaraan beroda empat dinas untuk pejabat negara dan penyertaan modal untuk BUMN yang jumlahnya triliunan rupiah. ”Mengapa untuk itu semua negara sanggup lakukan, meski juga diprotes sana-sini? Sementara, untuk mereka yang mengabdi sekian tahun hingga puluhan tahun kita tidak sanggup selesaikan. Rasanyatidakelokdanironisjika pejabat negara, menteri, pejabat eselon terima itu semua, BUMN disuntik modal triliunan rupiah kalau untuk selesaikan honorer berlarut-larut,” gugatnya.

Dia juga meminta pemerintah berhemat dalam hal anggaran semoga persoalan pegawai honorer ini segera tuntas. Menurut dia, tidak ada lagi alasan pemerintah untuk menunda penyelesaian pengangkatan tenaga honorer tersebut. ”Jika perlu saya dorong dana-dana tunjangan dan lain-lain itu dipangkas saja dan gunakan dananya untuk menuntaskan persoalan honorer ini,” ujarnya.

Jazuli mengatakan, pemerintah tidak akan dirugikan dengan adanya kebijakan pengangkatan tenaga honorer. Justru nantinya pemerintahlah yang akan mendapat imbas positif. ”Pengangkatan honorer K2 menjadi PNS tidak akan bikin gulung tikar negara. Kalau soal anggaran, Komisi II akan support ,” ungkapnya. (Alfian faisal - ars)

Referensi artikel : Komisi II Desak Pemerintah Angkat Honorer K2. Koran-sindo.com

Wednesday, December 11, 2019

Terbaik E-Formasi Harus Selesai Pada Final April 2015

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Untuk menjamin adanya pemerataan PNS di seluruh instansi khususnya di daerah, diharapkan sistem khusus kepegawaian biar sanggup diketahui secara niscaya jumlah kekurangan sekaligus adanya kelebihan pegawai di suatu tempat hingga data pegawai yang akan pensiun dari tahun 2015 hingga 2019.

Terkait dengan itu, berikut informasi mengenai E-Formasi yang admin share dari situs MenPAN.go.id selengkapnya…

Seluruh kementerian/lembaga (K/L), dan pemerintah tempat (Pemda) harus menuntaskan e-formasi paling lambat selesai April 2015. Hal itu diharapkan untuk  mengetahui gambaran struktur organisasi, peta jabatan, jumlah pegawai yang ada, jumlah pegawai yang dibutuhkan dan jumlah kekurangan/kelebihan pegawai di instansi pemerintah.

Screenshoot Surat Menteri PANRB No. B/5548/M.PAN-RB/12/2014
Hal ini disampaikan Yuddy melalui Surat Menteri PANRB No. B/5548/M.PAN-RB/12/2014 ihwal Optimalisasi Kebutuhan ASN Sistem e-formasi. “Untuk melaksanakan pemerataan pegawai, kami perlu e-formasi untuk mengecek instansi mana yang kelebihan pegawai dan mana yang kekurangan,” ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi di Jakarta, Jumat (19/12).
Penegasan itu disampaikan mengingat hingga ketika ini masih ada K/L/Pemda yang sama sekali belum mengerjakan e-formasi. “April tahun depan harus sudah selesai semua,” tegas Yuddy. Dia menambahkan, dalam aplikasi e-formasi harus terperinci mencantumkan jumlah PNS yang akan pensiun dari tahun 2015-2019 dan Analisis Beban Kerja (ABK). Selain itu, dituliskan pula jabatan struktural, jabatan fungsional, dan syarat jabatannya. (gin/rr/HUMAS MENPANRB)

Terbaik Batas Waktu Pengisian Data E-Formasi Diundur Hingga Tanggal 16 Mei 2015

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Untuk menjamin adanya pemerataan PNS di seluruh instansi khususnya di kawasan di seluruh Indonesia, maka diharapkan sistem khusus kepegawaian biar sanggup diketahui secara niscaya jumlah kekurangan sekaligus adanya kelebihan pegawai di suatu kawasan hingga data pegawai yang akan pensiun dari tahun 2015 hingga tahun 2019.

Berdasarkan warta yang admin rilis dari situs KemenPAN-RB, di mana seluruh kementerian/lembaga (K/L), dan pemerintah kawasan (Pemda) harus menuntaskan e-formasi yang sebelumnya proses input datanya paling lambat pada selesai April 2015. Namun dikala ini untuk batas selesai input data E-Formasi diundur diundur hingga tanggal 16 Mei 2015.
Sumber gambar : www.menpan.go.id
Untuk melaksanakan pemerataan pegawai di Indonesia, maka e-formasi digunkan untuk mengecek instansi mana yang kelebihan pegawai dan mana yang kekurangan pegawai.

Dalam aplikasi e-formasi mencantumkan jumlah PNS yang akan pensiun dari tahun 2015-2019 dan Analisis Beban Kerja (ABK). Selain itu, dituliskan pula jabatan struktural, jabatan fungsional, dan syarat jabatannya. Hal itu diharapkan untuk  mengetahui citra struktur organisasi, peta jabatan, jumlah pegawai yang ada, jumlah pegawai yang dibutuhkan dan jumlah kekurangan/kelebihan pegawai di instansi pemerintah.

Demikian warta mengenai batas selesai input data e-formasi yang diundur hingga dengan tanggal 16 Mei 2015. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Terbaik Tidak Ada Jalur Sisipan, Susulan, Pergantian, Atau Apapun Namanya Untuk Lulus Tes Cpns

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dalam proses seleksi CPNS dalam setiap tahunnya selalu ada berita penipuan calo PNS dengan modus menunjukkan sejumlah uang tertentu untuk sanggup lulus tes dan sebagainya.

Tentu saja ini sangat disayangkan terjadi di jaman yang serba online ini, di mana saluran informasi via internet yang akurat mulai dari BKN, MenPAN-RB, sampai proses registrasi dalam seleksi tes CPNS pun sudah online dilakukan secara individual oleh masing-masing calon peserta ujian CPNS.

Terkait dengan hal tersebut, berikut share himbauan dari BKN (Badan Kepegawaian Negara) melalui Fanspage BKN, agar bermanfaat bagi Rekan-rekan yang akan mengikuti proses seleksi penerimaan CPNS di tahun 2015.


Menghabiskan puluhan juta hanya demi mengejar status CPNS yang tidak jelas. Sebagian menyampaikan bahwa mereka masuk melalui jalur kebijakan, mengirimkan berkas meminta dukungan 'orang dalam' BKN. berharap sanggup menerobos serangkaian tahapan yg harus dilalui pelamar lain.

Yang balasannya hanya berbuah resah. Karena sehabis mengecek banyak sekali database yg kami miliki tidak satupun nama mereka ada di sana. Jangankan NIP, namanya saja tak ada.. dan yang lebih kurang bijak lagi bahkan ada tidak tahu gugusan mereka sebagai apa. Janji-janji bagus sebagai abdi negara di kementerian perhubungan, sosial, kesehatan dan bahkan Dirjen pajak melumpuhkan kecerdikan mereka.

Sekali lagi kami ingatkan... Tidak ada yang namanya jalur kebijakan, sisipan, susulan, pergantian, khusus, istimewa, atau apapun namanya yg pada dasarnya jalur yg memudahkan anda menjadi seorang birokrat. Demikian himbauan kami. Tolong bantu share ..

Referensi artikel : Badan Kepegawaian Negara 'BKN' Republik Indonesia

Terbaik Ini Dia…! Persiapan Khusus Bagi Cpns Yang Ditugaskan Di Kawasan / Wilayah Terpencil Dan Terisolir

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Sudah seharusnya memang seorang yang sudah menjatuhkan pilihan profesinya menjadi seorang PNS, maka ia pun harus selalu siap untuk ditugaskan di manapun berada.

Tak terkecuali PNS yang ditugaskan di daerah-daerah yang termasuk dalam wilayah kawasan khusus (terisolir, terpencil, terpencar, terluar, dan sebagainya).

Beberapa tantangan yang dihadapi pun tak kalah serunya, bahkan dianggap menyerupai outbond saja dan tentu saja menyenangkan. Di mana sepatu yang seharusnya tetap hitam mengkilap, hingga tempat kerja pun kadang berlumuran dengan lumpur.

Untuk menjangkau lokasi tempat tugas, sebagian harus menyeberang sungai dengan perahu  kecil bermesin, bahkan harus dorong rakit sendiri, itu yaitu biasa. Ada juga yang sampai-sampai harus melewati gunung, menyusuri jalan setapak, dan beberapa rintangan-rintangan lainnya.

Saya akan sedikit share bagaimana persiapan mental yang harus dimiliki oleh calon PNS yang nantinya akan ditugaskan di kawasan terpencil maupun terisolir, sebagai berikut :

1.     Kemampuan pembiasaan di lingkungan baru.

2.    Bekal bahan yang cukup. Ingat sehabis jadi CPNS bukan berarti bulan depannya kita eksklusif mendapatkan gaji, akan tetapi untuk aku sendiri dulu gres mendapatkan honor yang besarnya 80 % dirapel pada beberapa bulan berikutnya.

3.     Persiapkan kesehatan fisik. Lokasi yang lebih jauh dan .

4.     Ganti ban kendaraan bermotor Anda sebab medan menuju lokasi biasanya belum beraspal, dan tentu saja jikalau demam isu penghujan, ganti ban motor bergerigi sanggup sedikit menaklukkan jalan licin serta berlumpur.

5.   Beli lampu tempel, dan kalau mungkin persiapkan genset untuk cadangan siapa tahu di kawasan tersebut tidak ada lampunya. Karena jaringan PLN dipastikan belum menjangkau kawasan tersebut.

6.   Siapkan juga antenna selluler, siapa tahu di sana nanti sulit mendapatkan jaringan komunikasi seluler, kalau jaringan telepon kabel terang tidak ada.

7.     Dan lai-lain.

Selain persiapan-persiapan di atas sudah kita penuhi, akan tetapi namanya pekerjaan. Suka murung itu biasa, namun ingatlah Sahabat…! Perjuangan para jagoan dalam merebut kemerdekaan dulu sungguh tak akan pernah terlampaui oleh pengorbanan kita. Setelah Anda bertugas di sana, betahlah Sahabat, miris sekali seringkali aku melihat pada bidang pendidikan banyaknya kekurangan PNS khususnya di daerah-daerah yang katakanlah pelosok ini.


Bayangkan jikalau kita sebagai PNS, gres beberapa waktu saja kita sudah sibuk mau pindah, kasihan mereka (anak didik dan juga masyarakat), meraka sangat membutuhkan bimbingan pendidikan, susukan isu dan wawasan dari kita yang kebetulan mendapatkan kesempatan lebih dalam ilmu dan pengetahuan ini.

Jika orientasi materi, dalam hidup ini tidak akan pernah cukup bukan…? Kecuali kita sendiri mau mencukupkan segala rezeki yang sudah ada dengan penuh rasa syukur. Indonesia masih butuh pengabdi-pengabdi untuk mencerdaskan bangsa tak terkecuali bagi saudara-saudari kita yang tinggal di pelosok negeri Sahabat...! Salam Edukasi…!

Terbaik Mulai Tahun Ini, Kenaikan Pangkat Otomatis Pns Setiap 4 Tahun

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Bagi Rekan-rekan PNS yang kebetulan belum berhasil mengurus kenaikan pangkat dan sudah beberapa kali bahkan sampai beberapa tahun belum berhasil naik pangkat dikarenakan beberapa hal, berikut info menarik wacana perubahan prosedur kenaikan pangkat yang akan diberlakukan mulai tahun 2015 ini yang admin share dari situs Republika.co.id selengkapnya…

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memutuskan untuk mengubah prosedur kenaikan pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Semua PNS secara otomatis akan naik pangkat setiap empat tahun tanpa harus melalui prosedur pengusulan menyerupai sebelumnya.

Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Aria Wibisana mengatakan, peraturan tersebut akan diberlakukan mulai tahun ini. Pengubahan prosedur kenaikan pangkat ini dilakukan demi mewujudkan reformasi birokrasi dalam bidang kepegawaian.

Menurutnya, selama ini banyak PNS yang terlalu sibuk mengurusi kenaikan pangkat. Padahal, kiprah utama mereka ialah melayani masyarakat.  "Bagaimana mau menawarkan layanan maksimal kalau PNS sibuk urusi kenaikan pangkat," ungkapnya menyerupai dikutip laman setkab.go.id, Kamis (14/5).

Bima melanjutkan, dengan prosedur gres ini, PNS tidak perlu lagi dibentuk sibuk mengusulkan kenaikan pangkat. Sebab, BKN setiap empat tahun akan mengsulkan daftar nama pegawai yang dianggap layak naik pangkat ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Kemudian, BKD akan menawarkan konfirmasi terkait kinerja dan sikap PNS yang diusulkan naik pangkat. Jika tidak bermasalah, maka kenaikan pangkatnya sanggup eksklusif diproses.


Menurut Bima, hukum ini jauh lebih efektif dibanding prosedur usang di mana PNS yang akan naik pangkat harus menerima rekomendasi dari atasannya langsung. Kemudian, atasannya yang akan mengajukan ke BKD dan selanjutnya diproses di BKN. Mekanisme usang itu, ujar Bima, kerap memakan waktu berbulan-bulan bahkan sampai tahunan.

Oleh alasannya ialah itu, BKN berinisiatif menyusun prosedur gres semoga kenaikan pangkat sanggup otomatis. "Jadi tidak perlu lagi repot mengusulkan, apalagi mengalami keterlambatan," ucap Bima.


Terbaik Pemerintah Usulkan Guru Honorer K2 Diangkat Tes Cpns Tanpa Tes, Hanya Seleksi Manajemen Saja

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Alhamdulillaah… Ada angin segar bagi Rekan-rekan Honorer Kategori 2 yang pada tahun sebelumnya telah mengikuti tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) namun belum berhasil lulus yaitu ketika ini ada dua opsi disiapkan pemerintah dalam menuntaskan perkara honorer kategori dua (K2). Opsi pertama, pengangkatan melalui proses tes computer assisted test (CAT). Opsi kedua, pengangkatan tanpa tes CAT.

"Kami siapkan dua opsi, tergantung hasil pembahasan nanti antara pemerintah dengan Panja Honorer K2 Komisi II DPR," kata Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja, Minggu (17/5).

Kedua opsi tersebut, lanjut dia, tetap melalui proses verifikasi dan validasi (verval) yang rencananya dilakukan pemerintah dalam waktu dekat ini. Data verval sudah diajukan setiap instansi disertai surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM). Hanya saja, data tersebut belum dianalisa KemenPAN-RB.

"Semua data verval yang disertai SPTJM akan kami analisa. Ini sebagai pintu utama untuk melangkah kepada kebijakan berikutnya," kata Iwan, sapaan akrabnya.

Ditanya kemungkinan pengangkatan CPNS tanpa tes CAT, mantan pejabat di Jawa Barat ini mengatakan, dapat saja bila dewan perwakilan rakyat mendesak pemerintah melaksanakannya. Sebab, honorer merupakan produk kebijakan politik.

"Kalau dewan perwakilan rakyat mendesak, apa boleh pemerintah siap melaksanakan opsi pengangkatan tanpa tes. Tes yang diberlakukan hanya tes manajemen saja," terangnya.

Dalam raker Komisi II dewan perwakilan rakyat dengan MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi, pemerintah didesak melaksanakan seleksi manajemen saja. Alasannya, menghemat anggaran dan honorer K2 ini sudah melalui tes.

Saat itu, Menteri Yuddy mengisyaratkan, kalaupun hanya melalui tes administrasi, kuota honorer K2 yang akan diangkat hanya 30 ribu alasannya mengisi gugusan kosong. (esy/jpnn)

Thursday, October 31, 2019

Terbaik Tes Cpns Honorer K2 Diulang Untuk 80 Ribu Gugusan Tahun 2015

Sahabat Edukasi yang berbahagia… 

Pada kesempatan kali ini, admin akan share info mengenai adanya seleksi tes CPNS Kategori 2 / K-2 di tahun 2015 yang akan mengisi untuk 80.000 formasi, berikut info selengkapnya, supaya bermanfaat….

Pemerintah memperlihatkan kesempatan terakhir bagi para tenaga honorer kategori 2 (K2) untuk mengikuti tes ulang calon pegawai negeri sipil (CPNS). Rencananya tes itu digelar sehabis lebaran atau sekitar bulan Juli atau Agustus tahun 2015.
Ilustrasi Tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil)
Hal itu dilakukan sebab adanya data-data manipulasi para pegawai honorer yang telah lulus seleksi tes CPNS. "Pelaksanaannya secepatnya sehabis lebaran. Sekitar Juli atau Agustus," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi di Jakarta, Senin (2/3/2015).
Dia menuturkan, akseptor yang lulus tes nantinya akan mengisi deretan sekitar 80 ribu formasi. Angka itu merupakan jumlah dari akseptor tes CPNS jalur K2 yang lulus tahun lalu, tetapi disinyalir bodong.

Dijelaskan Yuddy, dari kuota yang ditetapkan sebanyak 218 ribu orang, hanya sekitar 120 ribu lebih yang masuk pemberkasan di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Peserta tes nanti hanya untuk mereka yang pernah mengikuti tahun kemudian dan benar-benar memenuhi kriteria honorer K2.

"Nama-nama mereka sudah ada semua. Di luar itu dihentikan ikut tes," tegas Yuddy.

Yuddy mengakui penanganan Eks K2 ini menjadi prioritas yang harus diselesaikan tahun ini. Mereka umumnya terdiri dari tenaga kependidikan dan kesehatan. Untuk CPNS jabatan lain sementara terkena moratorium, kecuali guru, tenaga kesehatan, penegak aturan dan jabatan fungsional tertentu yang benar-benar diharapkan sebagai penunjang prioritas pembangunan.

"Jabatan dimaksud antara lain andal kemaritiman, penyuluh pertanian dan lain-lain," ungkapnya. (Ndw)

Saturday, October 26, 2019

Terbaik Jadwal Tes Cpns Dari Jalur Honorer K-2 Sekitar Pertengahan Tahun 2015

Sahabat Edukasi yang berbahagia… 

Pada kesempatan kali ini, admin akan share gosip mengenai jadwal akan dilaksanaannya seleksi penerimaan CPNS Tahun 2015 dari jalur Honorer K2 yang akan mengisi untuk 80.000 formasi pada pertengahan tahun 2015 ini, berikut gosip selengkapnya, biar bermanfaat….

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) bakal kembali menggelar tes CPNS untuk kategori honorer K2. Hal itu dilakukan sebab adanya data-data manipulasi para pegawai honorer yang telah lulus seleksi tes CPNS.

Ilustrasi Tes CPNS Menggunakan Sistem CAT (Computer Assisted Test)
Menteri PAN-RB, Yuddy Chrisnan‎di mengungkapkan, untuk kembali mengisi posisi yang kosong yang diakibatkan gugurnya para peserta CPNS tersebut kembali diadakan tes merupakan jalan keluar yang paling adil.
"Kalau untuk peserta yang tidak lolos seleksi eksklusif diangkat semua, itu menyalahi Undang-undang (UU). Kaprikornus tetap kita akan adakan tes," kata Yuddy di kantornya, Kamis (26/2/2015).

Dikatakan Yuddy, dikala ini jumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS K2 tersebut sebanyak 208 ribu. Namun yang mengajukan verifikasi Nomor Induk Pegawai (NIP) hanya 120 ribu. Maka sekitar 80 ribu itulah yang nanti akan dilakukan seleksi kembali untuk pengisiannya.

Mengenai pelaksanaan seleksi, Yuddy mengaku dikala ini masih akan dilaporkan terlebih dahulu di Sidang Kabinet bersama Presiden RI untuk kemudian dibawa ke dewan perwakilan rakyat RI yang kemudian di sahkan dalam sidan paripurna."Kalau saya ingin pertengahan tahun ini tesnya, Juli-Juni lah, habis lebaran," tegas dia.

Sementara itu mengenai siapa saja yang sanggup mengikuti seleksi ulang tes CPNS K2 ini, Yuddy memastikan hanya para peserta yang dinyatakan tidak lolos dalam seleksi CPNS K2 sebelumnya.

Tidak hanya itu, dalam kebijakan tes ulang nantinya akan lebih diutamakan untuk usia di atas 35 tahun untuk profesi guru, tenaga kesehatan dan para penyuluh pertanian.

"Kita juga akan berikan afirmasi, jika mereka bertugas di pulau terpencil atau kawasan terpencil. Pengabdian mereka akan menjadi pertimbangan sendiri, ibarat contohnya di Papua standar kelulusannya bahu-membahu 70, di sana kita turunkan hanya 50," kisah dia.

Untuk melandasi aturan pelaksanaan tes ulang CPNS untuk kategori K2 tersebut nantinya akan dikeluarkan Peraturan Menteri. (Yas/Ndw)

Wednesday, October 23, 2019

Terbaik Tes Cpns Untuk Honorer Eks K2 Sekitar Pertengahan Tahun 2015 - Ada Prioritas Bagi Honorer K2 Yang Berusia Di Atas 35 Tahun

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Terkait dengan informasi sebelumnya yakni adanya penerimaan CPNS ulang bagi tenaga hononer kategori 2 yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2015 ini, berikut info selengkapnya dari situs resmi KemenPAN-RB :

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memberi kesempatan kembali untuk tenaga honorer K2 yang memenuhi persyaratan tetapi belum lulus (Eks K2) untuk tes menjadi pegawai negeri sipil.
Jumlahnya tidak akan lebih dari 456 ribu, bahkan mungkin kurang. Hal itu diungkapkan Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi ketika mendapatkan perwakilan honorer K2 di kantornya, Jakarta, Kamis (26/2).

"Kalau merujuk kepada ketentuan sebagaimana diatur dalam PP 48/2005, PP 43/2007, dan PP 56/2012, duduk perkara K2 itu sudah selesai. Tetapi kami melihat realitanya ketika ini masih menyisakan persoalan, di sisi lain banyak aspirasi yang perlu diperhatikan, alasannya ialah itu kami sedang merumuskan solusinya," kata Yuddy.

Menurut Yuddy, untuk mengangkat tenaga honorer menjadi PNS harus tetap melalui tes. Namun, akan ada prioritas bagi honorer K2 yang berusia di atas 35 tahun. "Prinsipnya harus tetap ada tes alasannya ialah ada aturannya menurut UU ASN. Sebagian besar honorer K2 ini usianya di atas 35 tahun, alasannya ialah itu kita prioritaskan yang ikut tes ialah yang usianya di atas 35 tahun," kata Yuddy.

Yuddy mengatakan, rencananya tes untuk honorer Eks K2 ini akan dilaksanakan pertengahan tahun 2015. Menurutnya, tes dilakukan secara serentak biar tidak ada kesempatan untuk melaksanakan manipulasi. Selain itu, honorer Eks K2 juga diwajibkan dilengkapi dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing.

Yuddy juga menegaskan mengenai status dari kurang lebih 80 ribu orang yang lulus seleksi CPNS dari jalur K2 yang belum dilakukan pemberkasan di BKN alasannya ialah tidak dilengkapi SPTJM atau tidak memenuhi persyaratan administrasi, akan dibatalkan.

"Kekosongan gugusan tersebut diproyeksikan untuk diisi Eks K2 orisinil yang akan mengikuti tes nanti," kata Yuddy. Yuddy berharap dengan adanya kebijakan ini maka seluruh duduk perkara honorer K2 sanggup selesai di tamat tahun 2015.

Menanggapi hal tersebut, Titin yang merupakan ketua Forum Honorer K2 Indonesia menyampaikan mendapatkan putusan Menteri PANRB tersebut. Namun, ia meminta biar Menteri sanggup mempertimbangkan jikalau ada honorer K2 orisinil yang kembali tidak lulus ketika ujian nanti. "Kalau tidak lulus lagi mau diapakan honorer ini? Mohon itu menjadi materi pertimbangan pak Menteri," kata Titi.

Yuddy menyampaikan akan mempertimbangkan semua aspirasi tersebut. Walaupun tentu keputusannya nanti tidak akan disukai semua pihak. "Setiap keputusan yang dibentuk memang tidak sepenuhnya disukai semua pihak, tetapi kalau itu baik,  maka saya akan tetap melakukannya," kata Yuddy. (ns/ HUMAS MENPANRB)


Monday, October 21, 2019

Terbaik Janjikan Guru Honorer K-2 Diangkat Menjadi Pns

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN-RB) Yuddy Chrisnandi me nga takan, tenaga honorer kategori (K-2) yang belum lulus tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil 2014 lalu, masih mempunyai kesempatan mengikuti kembali tes tahun ini.

“Honorer seharusnya tidak ada lagi. Karena sudah ada tiga peraturan pemerintah semenjak tahun 2005, 2007, dan 2012. Honorer itu harus sudah diangkat men jadi PNS. Tapi, setiap ada pengangkatan, terjadi pembengkakan angka. Akhirnya pemerintah mengeluarkan PP Nomor 56 Tahun 2012 yang terakhir diverifikasi tidak ada lagi honorer. Semua honorer K-2 harus melalui tes, dan tesnya sudah selesai di tahun 2014.
MenPAN-RB di KPPT Palembang mencoba peralatan mesin 
touch screen sebagai isu perihal perizinan di KPPT Palembang.
Artinya, tidak ada lagi tes PNS bagi honorer K-2,” papar Yuddy seusai melaksanakan tinjauan ke Kantor KPPT Pemkot Palembang, kemarin.

Lebih lanjut, Yuddy menjelaskan, dari kuota 650.000 bagi honorer K-2, yang lulus hanya 280.000 orang. Akhirnya, pemerintah mengambil kebijakan untuk memperlihatkan kesempa tan terakhir bagi eks honorer K-2 yang sudah terverifikasi untuk kembali mengikuti tes.
“Tesnya tahun ini, tapi tidak berlaku bagi honorer yang gres atau yang belum terverifikasi. Tes itu, untuk memenuhi kuota saja sehingga gugusan jabatan K-2 yang kosong dapat terisi,” katanya.

Dia menuturkan, pihaknya sudah melaksanakan moratorium terhadap penerimaan CPNS, kecuali untuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. ”Walaupun demikian, kami tetap menunggu penyusunan kebutuhan aparatur sipil negara masing-masing tempat setiap tahunnya,” jelasnya.

Dari laporan kebutuhan PNS setiap tempat tersebut, kata dia, akan dikaji mana yang mendesak untuk dilakukan penambahan, guna meningkatkan tata kelola pemerintahan.

“Saat ini, rata-rata semua tempat di Indonesia kekurangan tenaga pendidik. Selain itu tenaga medis juga kurang,” tuturnya. Di tempat yang sama, Plt Wali Kota Palembang Harnojoyo menegaskan, penerimaan CPNS diubahsuaikan dengan anggaran tempat dan ketika ini yang ter penting ialah memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan.

 “Saya kira untuk K-2 tidak masalah. Dengan sisa ho norer K-2 sekitar 700-an orang lagi, melalui tes dapat segera diangkat menjadi PNS. Saya yakin semuanya lulus. Kasihan mereka kalau tidak lulus,” jelasnya. (Sierra syailendra) - (ars)

Sumber artikel : Janjikan Honorer K-2 Diangkat Menjadi PNS – Koran-sindo.com

Terbaik Modus Penipuan Honorer K2 Janjikan Lulus Tes Cpns Yang Harus Diwaspadai

Sahabat Edukasi…

Dalam setiap momentum penerimaan CPNS terlebih dari jalur honorer K-2, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi alasannya iming-iming tertentu dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, berikut share gosip terkait adanya modus penipuan honorer K-2, supaya bermanfaat…

Penipuan dalam pengangkatan honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS makin berkembang saja. Tidak hanya melibatkan oknum PNS di sentra dan daerah, tapi juga honorer K2 sendiri.

Ketua Tim Ivestigasi Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti alias Itong menyebutkan, para calo ini menggandeng honorer K2 yang sudah lulus tes dalam menjalankan aksinya.

Ilustrasi Tes CPNS
"Dengan menggandeng honorer K2 yang lulus tes, kerja calo ini lebih gampang. Honorer yang belum lulus lebih percaya kepada rekannya yang sudah lulus," kata Itong kepada JPNN, Rabu (4/3).

Berdasarkan pengukuhan honorer K2, lanjutnya, mereka dimintakan dana awal Rp. 25 juta. Oleh honorer K2 yang lulus tes, diinfokan dana tersebut sebagai uang muka saja.

"Jadi honorer K2 yang belum lulus ini dimintakan dana secara bertahap. Nah K2 yang lulus tes ini akan menawarkan gosip update ke rekan-rekannya yang sudah membayar uang muka," tuturnya.

Parahnya, setiap gosip yang disampaikan oleh K2 orisinil ini harus ada bayarannya. Misalnya yang lagi booming kini ialah tes CPNS untuk honorer K2

"K2 yang lulus tes ini menyasar K2 berusia renta yang belum lulus. Mereka mulai keliling mendekati teman-teman, mempengaruhi, dan menjanjikan CPNS," ucapnya.

Aksi calo CPNS yang makin merajalela ini menyebabkan kekhawatiran honorer K2 lainnya. Mereka khawatir, hak mereka akan tergerus, terlebih para calo tersebut mengaku punya backingan berpengaruh di pusat.

"Mudah-mudahan ini dapat segera diantisipasi pemerintah. Jangan hingga hak kami dirampas oleh calo CPNS," ucapnya.(esy/jpnn)

Friday, October 11, 2019

Terbaik Untuk Menjadi Pns, Cerdik Saja Tidak Cukup, Melainkan Juga Harus Berkarakter, Mempunyai Integritas, Disiplin, Tanggung Jawab, Dan Lain-Lain

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Ada aneka macam langkah peningkatan SDM yang harus dipersiapkan dalam perjuangan lolos seleksi penerimaan PNS yang mana dalam seleksi CPNS harus mendapat yang mencapai nilai ambang batas (passing grade) kelulusan tes kompetensi dasar (TKD).

Selain itu, juga masih ada beberapa macam tes yang harus dilewati di antaranya ; Tes Kompetensi Bidang (TKB), Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan juga Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Dan untuk menembus itu semua, tentu tidak hanya perlu berakal tapi juga harus mempunyai karakter-karakter yang baik dan matang. Terkait hal tersebut, berikut admin share dari situs KemenPAN-RB selengkapnya sebagai berikut…

Pintar saja tidak cukup untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdasarkan Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji. Melainkan harus berkarakter, mempunyai integritas, disiplin, tanggung jawab dan lain-lain, menyerupai tertuang dalam nilai-nilai instruksi etik Kementerian PANRB, ialah integritas, profesional, dan akuntabel (IPA).

“Keberhasilan seseorang tidak melulu alasannya kepintarannya. Anda harus lebih baik dari itu. Orang berakal harus disertai dengan nilai-nilai baik semoga tidak rusak,” ungkapnya ketika membuka Orientasi Wawasan dan Tugas bagi CPNS Kementerian PANRB di Jakarta, Senin (23/03).

Dia juga menjelaskan, para calon PNS tersebut sekarang hidup di masa Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 perihal Aparatur Sipil Negara, di mana pegawai yang tidak berkinerja sanggup diberhentikan. Apalagi Kementerian PANRB punya kiprah yang sangat penting ialah mempunyai kiprah dan fungsi untuk menilai Kementerian yang lain supaya sanggup bekerja dengan baik, sehingga target pembangunan sanggup terwujud. "Jadi kita harus memberi pola yang baik juga,” imbuhnya.

Untuk memajukan sebuah negara, lanjutnya, diharapkan birokrasi dan pemerintahan yang baik. Sebenarnya di Indonesia sudah banyak kemajuan, tapi negara lain jauh lebih cepat. Kategori Asean saja, Indonesia sudah disalip oleh Vietnam. Kalau tidak dimulai dari janji yang tinggi, negara kita bisa tertinggal, tuturnya.

Kepala Biro SDM dan Umum T. Eddy Syah Putra pada kesempatan itu juga mengungkapkan, peserta Orwastu sebanyak 20 gugusan dengan gugusan embel-embel lima orang Putra/Putri terbaik bangsa dan satu orang Papua. Diinformasikan pula pada registrasi online melalui portal resmi panselnas berjumlah 6.528 orang, dan yang terdaftar di website menpan.go.id ada 1.253 pelamar.

Sedangkan yang menyerahkan berkas ada 588 orang. Setelah diseleksi administrasi, yang lulus ada 119 orang. Kemudian dilakukan seleksi lanjutan Tes Kompetensi Dasar pada tanggal 7 hingga 21 Oktober 2014, yang pelaksanaannya di 19 provinsi berafiliasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selanjutnya tanggal 8 November 2014 dilaksanakan Tes Kemampuan Bidang yang berlokasi di Kementerian PANRB dan berafiliasi dengan konsultan. “Dari dua puluh gugusan umum yang disediakan, ternyata hanya enam belas orang yang lulus dengan tujuh orang putera dan sebelas orang puteri.

Semuanya sudah melaksanakan pemberkasan di BKN dan telah mendapat NIP. Untuk kategori putera puteri terbaik, kita memperoleh satu orang dari seleksi yang dilakukan Kemendikbud, serta satu orang dari gugusan Papua,” ujarnya.

Secara keseluruhan, ada 18 oran g yang menjadi CPNS Kementerian PANRB TA 2014. Dengan tingkat pendidikan D3 ada 3 orang, S1 ada 12 orang, dan S2 ada 3 orang. Penempatan sesuai gugusan pelamar ada di Sekretariat Kementerian PANRB sejumlah 12 orang, di Kedeputian Bidang SDM dan Aparatur ada 3 orang, Kedeputian Bidang Pelayanan Publik ada 2 orang.

Sedangkan untuk lulusan terbaik sebagai analisis kebijakan belum ditempatkan alasannya gres mulai pemberkasan pada hari ini. Kegiatan orwastu yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 hingga 28 Maret ini ditujukan untuk menjembatani para PNS dengan lingkungan barunya, serta pengenalan kiprah pokok dan fungsi Kementerian PANRB.

Kemudian tanggal 30 Maret hingga 30 April para CPNS akan ditempatkan di unit kerja supaya sanggup mengetahui pribadi rutinitas dan pembelajaran tupoksi dari kegiatan. “Setiap kelompok diwajibkan menciptakan laporan, terutama dinilai watak dan sikap harus baik,” tegas Eddy.

Dalam program yang dihadiri oleh para staf andal Kementerian PANRB, asdep dari kedeputian, dan distributor sekretariat Kementerian PANRB, Sesmen meminta semoga para CPNS sanggup memanfaatkan orwastu sebaik-baiknya, sambil menyematkan tanda peserta acara Orwastu. (bby/HUMAS MENPANRB)

Referensi artikel : Pintar Saja Tak Cukup untuk Kaprikornus PNS – KemenPAN-RB

Friday, October 4, 2019

Terbaik Pemerintah Masih Buka Lowongan Cpns Tahun 2015

Berikut gosip mengenai penerimaan CPNS tahun 2015 yang masih dibuka untuk beberapa deretan yang admin share dari situs Dream.co.id.

Sehingga tidak perlu khawatir, bagi masyarakat yang masih bercita-cita menjadi PNS, pemerintah tetap membuka lowongan tahun ini.

Pemerintahan Jokowi berencana melanjutkan kegiatan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Namun, kegiatan moratorium ini tidak berarti menghentikan seluruh penerimaan PNS baru.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Chrisnandi menjelaskan maksud kegiatan moratorium penerimaan PNS ini yaitu menahan pertumbuhan jumlah PNS. Dengan demikian jumlah PNS yang keluar, baik alasannya pensiun, dipecat, maupun meninggal sama dengan jumlah PNS yang akan diterima.

Dengan kata lain, pemerintah tetap membuka lowongan PNS gres tahun ini dengan jumlah terbatas.

"Masih bukaan (penerimaan PNS baru), jadi zero growth. Misalnya yang keluar 100 ribu yang masuk nanti juga 100 ribu. Kaprikornus tidak dibuka secara besar-besaran, tetapi tetap dengan seleksi terbuka," ujar Yuddy ketika berkunjung ke Kantor Kapanlagi Jakarta, Kamis, 2 April 2015.

Jumlah lowongan CPNS yang dibuka akan diseleksi ketat oleh Kementerian PAN RB. Dengan demikian, tidak terjadi penggemukan jumlah PNS ke depannya.

Yuddy menambahkan moratorium PNS ini sangat berkhasiat bagi peningkatan kesejahteraan PNS. Pasalnya, dengan anggaran yang ada, para PNS dapat mendapat honor dan sumbangan yang memadai.

"Kalau jumlahnya tidak terlalu banyak, nanti gajinya dapat lebih besar dibanding harus dibagi-bagi dengan banyak orang. Kaprikornus moratorium ini untuk meningkatkan kesejahteraan PNS," tandasnya.

Referensi artikel : Menteri Yuddy: Tahun Ini, Pemerintah Masih Buka Lowongan CPNS – Dream.co.id