Showing posts with label KUALITAS PENDIDIKAN TERBAIK DUNIA. Show all posts
Showing posts with label KUALITAS PENDIDIKAN TERBAIK DUNIA. Show all posts

Wednesday, October 23, 2019

Terbaik Mengapa Pelajar Di Finlandia Dapat Pintar-Pintar? Ini Jawabannya!

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Berbicara ihwal pendidikan di Finlandia akan selalu menunjukkan ide dan motivasi bagi kita semua. Berikut beberapa hal yang menciptakan pelajar di Finlandia pintar-pintar yang admin share dari goresan pena Mbak Hardiana Noviantari berikut ini :

Semasa sekolah dulu, rasanya tidak mungkin kau bisa dijuluki murid bakir kalau sanggup ranking bontot. Apalagi kalau gak lulus ujian nasional, rasanya dunia selesai di titik itu. Ketatnya persaingan waktu sekolah mungkin memang bertujuan biar kitaa berlomba-lomba jadi lebih pintar. Tapi tahukah kamu, negara dengan pendidikan terbaik dan murid terpintar di dunia yaitu Finlandia justru melaksanakan hal yang sebaliknya?

Berbeda dengan kita yang harus menghadapi ujian nasional tiap mau naik jenjang sekolah, seumur-umur pelajar di Finlandia hanya menghadapi 1 ujian nasional ketika mereka berumur 16 tahun. Tidak hanya minim pekerjaan rumah, pelajar di Finlandia juga mendapat waktu istirahat hampir 3 kali lebih usang daripada pelajar di negara lain.

Namun dengan sistem yang leluasa entah bagaimana mereka justru  bisa berguru lebih baik dan jadi lebih pintar. Makanya kali ini Hipwee bakal mengulas habis belakang layar Finlandia yang satu ini.

1.  Di Finlandia, Anak-Anak Baru Boleh Bersekolah Setelah Berusia 7 Tahun

Orang bau tanah jaman kini niscaya udah rempong kalau mikir pendidikan anak. Anaknya belum genap 3 tahun aja udah ngantri sanggup pre-school elok gara-gara takut kalau dari awal sekolahnya gak bagus, nantinya susah sanggup SD, SMP, atau Sekolah Menengan Atas yang bagus. Di Finlandia tidak ada kekhawatiran ibarat itu. Bahkan berdasarkan hukum, belum dewasa gres boleh mulai bersekolah ketika berumur 7 tahun.

Awal yang lebih telat jikalau dibandingkan negara-negara lain itu justru berasal dari pertimbangan mendalam terhadap kesiapan mental belum dewasa untuk belajar. Mereka juga meyakini keutamaan bermain dalam belajar, berimajinasi, dan menemukan balasan sendiri. Anak-anak di usia dini justru didorong untuk lebih banyak bermain dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Bahkan penilaian kiprah tidak diberikan sampai mereka kelas 4 SD. Hingga jenjang Sekolah Menengan Atas pun, permainan interaktif masih mendominasi metode pembelajaran.

Pelajar di Finlandia sudah terbiasa menemukan sendiri cara pembelajaran yang paling efektif bagi mereka, jadi nantinya mereka tidak harus merasa terpaksa untuk belajar. Maka dari itu meskipun mulai telat, tapi pelajar umur 15 di Finlandia justru berhasil mengungguli pelajar lain dari seluruh dunia dalam tes internasional Programme for International Student Assessment (PISA). Itu pertanda faedah dan efektivitas sistem pendidikan di Finlandia.

2.  Cara Belajar Ala Finlandia: 45 Menit Belajar, 15 Menit Istirahat

Tahukah kau bahwa untuk setiap 45 menit siswa di Finlandia belajar, mereka berhak mendapat rehat selama 15 menit? Orang-orang Finlandia meyakini bahwa kemampuan terbaik siswa untuk menyerap ilmu gres yang diajarkan justru akan datang, jikalau mereka memilliki kesempatan mengistirahatkan otak dan membangun fokus baru. Mereka juga jadi lebih produktif di jam-jam berguru alasannya mengerti bahwa toh sebentar lagi mereka akan sanggup kembali bermain.

Di samping meningkatkan kemampuan fokus di atas, mempunyai jam istirahat yang lebih panjang di sekolah juga bergotong-royong mempunyai manfaat kesehatan. Mereka jadi lebih aktif bergerak dan bermain, tidak hanya duduk di kelas. Bagus juga kan jikalau tidak membiasakan belum dewasa dari kecil untuk terlalu banyak duduk.

3.   Semua Sekolah Negeri Di Finlandia Bebas Dari Biaya. Sekolah Swasta pun Diatur Secara Ketat Agar Tetap Terjangkau

Finlandia yakni negara pertama dengan acara makan siang gratis untuk semua siswa

Satu lagi faktor yang menciptakan orang bau tanah di Finlandia gak usah pusing-pusing milih sekolah yang elok untuk anaknya, alasannya semua sekolah di Finland itu sama bagusnya. Dan yang lebih penting lagi, sama gratisnya. Sistem pendidikan di Finlandia dibangun atas dasar kesetaraan. Bukan memberi subsidi pada mereka yang membutuhkan, tapi menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas untuk semua.

Reformasi pendidikan yang dimulai pada tahun 1970-an tersebut merancang sistem kepercayaan yang meniadakan penilaian atau ranking sekolah sehingga antara sekolah gak perlu merasa berkompetisi. Sekolah swasta pun diatur dengan peraturan ketat untuk tidak membebankan biaya tinggi kepada siswa. Saking bagusnya sekolah-sekolah negeri di sana, hanya terdapat segelintir sekolah swasta yang biasanya juga berdiri alasannya basis agama.

Tidak berhenti dengan biaya pendidikan gratis, pemerintah Finlandia juga menyediakan akomodasi pendukung proses pembelajaran ibarat makan siang, biaya kesehatan, dan angkutan sekolah secara cuma-cuma.

Memang sih sistem ibarat ini mungkin berjalan alasannya kemapanan perekonomian Finlandia. Tapi jikalau memahami sentralnya kiprah pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa, seharusnya semua negara juga berinvestasi besar untuk pendidikan. Asal gak kesannya dikorupsi aja sih.

4. Semua Guru Di Finlandia Dibiayai Pemerintah Untuk Meraih Gelar Master. Gaji Mereka Juga Termasuk Dalam Jajaran Pendapatan Paling Tinggi di Finlandia.

Disamping kesetaraan akomodasi dan sokongan dana yang mengucur dari pemerintah, penopang utama dari kualitas merata yang ditemukan di semua sekolah di Finlandia yakni mutu guru-gurunya yang setinggi langit. Guru yakni salah satu pekerjaan paling bergengsi di Finlandia.

SD atau SMA, semua guru di Finlandia diwajibkan memegang gelar master yang disubsidi penuh oleh pemerintah dan mempunyai tesis yang sudah dipublikasi.

Finlandia memahami bahwa guru yakni orang yang paling kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan generasi masa depannya. Maka dari itu, Finlandia berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan mutu tenaga pengajarnya. Tidak saja kualitas, pemerintah Finlandia juga memastikan ada cukup guru untuk pembelajaran intensif yang optimal. Ada 1 guru untuk 12 siswa di Finlandia, rasio yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara lain. Makara guru bisa menunjukkan perhatian khusus untuk tiap anak, gak cuma berdiri di depan kelas.

Jika Indonesia ingin semaju Finlandia dalam urusan pendidikan, guru-guru kita selayaknya juga harus mendapat sokongan sebagus ini. Kalau perhatian kita ke guru kurang, kenapa kita menuntut mereka harus menunjukkan yang terbaik dalam proses pembelajaran? Tidak adil ‘kan?

5. Guru Dianggap Paling Tahu Bagaimana Cara Mengevaluasi Murid-Muridnya. Karena Itu, Ujian Nasional Tidaklah Perlu.

Kredibilitas dan mutu tenaga pengajar yang tinggi memungkinkan pemerintah menyerahkan tanggung jawab membentuk kurikulum dan penilaian pembelajaran eksklusif kepada mereka. Hanya terdapat garis pedoman nasional longgar yang harus diikuti. Ujian nasional pun tidak diperlukan.

Pemerintah meyakini bahwa guru yakni orang yang paling mengerti kurikulum dan cara penilaian terbaik yang paling sesuai dengan siswa-siswa mereka.

Diversitas siswa ibarat keberagaman tingkatan sosial atau latar belakang kultur biasanya jadi tantangan sendiri dalam menyeleraskan mutu pendidikan. Bisa jadi gara-gara fleksibilitas dalam sistem pendidikan Finlandia itu, semua diversitas justru bisa difasilitasi. Makara dengan caranya sendiri-sendiri, siswa-siswa yang berbeda ini bisa membuatkan potensinya secara maksimal.

6. Siswa SD-SMP di Finlandia Cuma Sekolah 4-5 Jam/hari. Buat Siswa Sekolah Menengah Pertama dan SMA, Sistem Pendidikan Mereka Sudah Seperti Di Bangku Kuliah

Tidak hanya jam istirahat yang lebih panjang, jam sekolah di Finlandia juga relatif lebih pendek dibandingkan negara-negara lain. Siswa-siswa SD di Finlandia kebanyakan hanya berada di sekolah selama 4-5 jam per hari. Siswa Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengan Atas pun mengikuti sistem layaknya kuliah.

Mereka hanya akan tiba pada jadwal pelajaran yang mereka pilih. Mereka tidak tiba merasa terpaksa tapi alasannya pilihan mereka.

Pendeknya jam berguru justru mendorong mereka untuk lebih produktif. Biasanya pada awal semester, guru-guru justru menyuruh mereka untuk memilih sasaran atau acara pembelajaran sendiri. Makara ketika masuk kelas, mereka tidak sekedar tahu dan siap tapi juga tidak sabar untuk memulai proyeknya sendiri.

7.  Gak Ada Sistem Ranking di Sekolah. Finlandia Percaya Bahwa Semua Murid Itu Seharusnya Ranking 1

Upaya pemerintah meningkatkan mutu sekolah dan guru secara seragam di Finlandia pada kesannya berujung pada keinginan bahwa semua siswa di Finlandia sanggup jadi pintar. Tanpa terkecuali. Maka dari itu, mereka tidak mempercayai sistem ranking atau kompetisi yang pada kesannya hanya akan menghasilkan ‘sejumlah siswa pintar’ dan ‘sejumlah siswa bodoh’.

Walaupun ada pinjaman khusus untuk siswa yang merasa butuh, tapi mereka tetap ditempatkan dalam kelas dan acara yang sama. Tidak ada juga acara akselerasi.

Pembelajaran di sekolah berlangsung secara kolaboratif. Bahkan anak dari kelas-kelas berbeda pun sering bertemu untuk kelas campuran. Strategi itu terbukti berhasil alasannya ketika ini Finlandia yakni negara dengan kesenjangan pendidikan terkecil di dunia.

Emang sih kita gak bisa serta merta menyontek sistem pendidikan Finlandia dan eksklusif menerapkannya di Indonesia. Dengan banyak sekali perbedaan institusional atau budaya, hasilnya juga mungkin gak bakal sama.

Tapi gak ada salahnya ‘kan berguru dari negara yang udah sukses dengan reformasi pendidikannya. Siapa tahu bisa menginspirasi adminitrasi gres untuk mengadakan perubahan demi pendidikan Indonesia yang lebih baik.

Referensi artikel : Sekolah Cuma 5 Jam, Tanpa PR & Ujian Nasional, Kenapa Pelajar di Finlandia Bisa Pintar? - http://www.hipwee.com

Sunday, October 13, 2019

Terbaik Kurikulum Di Finlandia Dengan Kualitas Pendidikan Terbaik Dunia

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Salah satu prinsip kurikulum di Finlandia yakni Non-discrimination and equal treatment yang berarti tidak ada diskriminasi dan menerima perlakuan yang sama.

Di Finlandia semua anak punya hak sama dalam pendidikan, tidak dibedakan antara si kaya dan si miskin dan semua sekolah tidak dibedakan baik itu sekolah favorit atau tidak.

Jadi siswa bisa masuk ke sekolah mana saja alasannya yakni semua sekolah sama. Hal lain yang menciptakan sistem pendidikan di Finlandia berbeda yakni alasannya yakni tidak ada assessment atau penilaian.

Siswa-siswa di Finlandia dibimbing untuk mempunyai hak yang sama dikala belajar, maka tidak heran kalau di dalam kelas mereka mempunyai minimal dua guru untuk mengajar, 1 bertindak sebagai guru utama dan 1-nya sebagai asisten.

Di sisi lain menurut hak dasar warga Finlandia, prinsip Receive understanding and have their say in accordance with their age and maturity yaitu mendapatkan pemahaman dan pendapat sesuai umur dan kedewasaan.

Jadi mereka mempunyai hak mendapatkan ilmu sesuai umur mereka tanpa diskriminasi. Mereka juga mendapatkan pemberian Istimewa kalau diperlukan ibarat anak cacat dan belum dewasa yang membutuhkan waktu ekstra akan mempunyai kelas suplemen untuk diajarkan secara khusus semoga mereka mendapatkan hal yang sama ibarat anak lainnya.

Dari segi mata pelajaran di Finlandia mempunyai 6 mata pelajaran inti yang semuanya terbungkus dengan kata orientation. kenapa ada kata orientation?

Karena kurikulum di Finlandia mempunyai konsep gagasan bahwa 6 mata pelajaran ini bukan mengharuskan siswa berguru isi dari seluruh pelajaran ini namun mengajak anak didik untuk mulai memperoleh kemampuan menjelajah dan memahami fenomena-fenomena alam yang ada di sekitar mereka.

Maka kalau anda melihat ada tiga kata yang digunakan di sini yaitu examine, understand, & experience. Makara siswa melatih kemudian memahami dan mencoba.

Jadi pada hakikatnya siswa di Finlandia tidak berguru isi dari buku-buku tetapi berinteraksi dengan ilmu-ilmu tersebut. Tentunya dengan fasilitas yang lengkap di setiap sekolah, baik desa maupun kota.

Hal menarik lainnya yakni bagaimana seorang guru mengajar di Finlandia tidak sebatas hanya di dalam kelas. Siswa diajak mengekplorasi pengetahuan secara pribadi di luar kelas dikala materi asuh berkaitan dengan lingkungan.

Jadi dalam hal ini siswa tidak semata-mata berguru teori namun terjun ke lapangan untuk membuka wawasan mereka perihal alam demi mendapatkan pengetahuan dari pengalaman secara langsung.

Jangan heran kalau di Finlandia ada yang namanya Parental engagement, orang renta siswa juga terlibat dalam pendidikan anak jadi mereka juga secara tidak pribadi memiliki ikatan kerjasama dengan sekolah.

Tujuannya yakni semoga memungkinkan pihak sekolah tahu talenta anak secara akurat lebih dini jadi apa yang diperlukan si anak lebih tersalurkan di sekolah dengan info dari orangtuanya ke pihak sekolah, luar biasa bukan? Dan ini mereka lakukan dalam bentuk diskusi bersama orangtua dan staff.

Tidak hanya itu, orang renta juga mempunyai hak mengevaluasi kurikulum sehingga mereka punya hak menawarkan saran untuk perkembangan si anak. ini yakni tugas faktual orangtua dalam pendidikan.

Jadi orangtua di Finlandia tidak sekedar mendaftarkan anak ke sekolah dan terus selesai, mereka punya tanggungjawab sebagai orangtua untuk memonitor kemajuan si anak dengan baik melalui keterlibatan menawarkan saran dan pendapat untuk perbaikan kurikulum kalau dibutuhkan.

Referensi artikel : http://edukasi.kompasiana.com

Terbaik 7 Kebijakan Pendidikan Terbaik Di Finlandia

Finlandia merupakan negara yang mempunyai tingkat kualitas pendidikan terbaik di dunia. Finlandia merupakan sebuah negara yang hanya mempunyai penduduk sekitar 5 juta jiwa. 

Salah satu alasannya ialah mengapa Finlandia mempunyai pendidikan terbaik ialah budaya baca yang ditanamkan semenjak anak-anak.

Berikut beberapa kebijakan negara dengan pendidikan terbaik di dunia.

7 Kebijakan Tentang Pendidikan Terbaik di Finlandia :

1. Seleksi Guru Yang Ketat

Di negara Finlandia guru ialah profesi terhormat dan membanggakan. Guru ialah profesi yang diidamkan oleh para pemuda. Seleksi untuk mengajar di suatu sekolah sangat ketat. Calon guru dengan ijazah S-1 hanya 5% yang diterima dan calon guru dengan ijazah S-2 20% diterima. 


Dengan seleksi guru yang ketat, terjadilah guru-guru berkualitas. Dengan guru yang berkualitas maka akan tercipta pulalah pendidikan yang berkualitas.

2. Gaji Tinggi

Taukah anda berapa honor guru di Finlandia ? Gaji guru di Finlandia ialah 40 juta perbulan. Hal tersebut mengantarkan honor guru tertinggi ke-5 di dunia. Sebelum menjadi guru tentunya mereka harus masuk pada fakultas keguruan terlebih dahulu. Di Finlandia untuk masuk ke fakultas keguruan lebih sulit dibandingkan dengan masuk ke fakultas kedokteran.

3. Pendidikan Anak Usia Dini

Otoritas pendidikan di Finlandia mempercayai 90% pertumbuhan otak terjadi pada usia balita, sehingga masa ini menjadi strategis untuk mengoptimalkan kerja otak. Finlandia terus mempersiapkan pendidikan anak untuk lebih baik. Pendidikan Anak Usia Dini ialah titik berat pendidikan di Finlandia. Mulai ajak Anak Anda ke PAUD.

4. Kurikulum yang Konsisten

Kurikulum di negara pendidikan terbaik di dunia ini telah semenjak usang mempersiapkan kurikulum mereka. Pendidikan di Finlandia jarang mengganti kurikulum pendidikannya. Mereka terkesan tak mau coba-coba terhadap kurikulum yang baru. Dengan demikian tak akan terjadi kebingungan antara guru dan murid, dan fokus pada tujuan pendidikan tercapai. Bagaimana dengan kurikulum pendidikan di Indonesia ? Semoga menjadi lebih baik.

5. Meminimalisir Ujian

Pemerintah Finlandia percaya jikalau ujian banyak itu hanya akan memfokuskan siswa pada nilai sekedar lulus. Pendidikan Finlandia membimbing siswa untuk lebih mandiri, terampil, cerdas, dan kemampuan mencari gosip secara independen. Model pembelajaran di Finlandia mendorong siswa untuk lebih cerdas dan mandiri.

6. Tak Ada Ranking

Tak ada ranking menciptakan mental siswa Finlandia kuat. Seolah-olah tak ada diskriminasi, dan di Finlandia tak ada kelas unggulan. Penilaian didasarkan pada bagaimana mereka mengerjakan tugas, dan bukan pada benar atau salahnya jawaban. Penilaian didasarkan pada perjuangan mereka mengerjakan tugas. Program remedial ialah waktu siswa memperbaiki kesalahannya. Para siswa berusaha untuk membawa sekolah sebagai aktivitas yang menyenangkan.

7.  Biaya Pendidikan Ditanggung Negara

Biaya pendidikan di Finlandia ditanggung oleh negara. Dengan penduduk hanya 5 juta jiwa pemerintah bisa menanggung biaya pendidikan sebesar 200 ribu euro. Biaya tersebut per siswa sampai menuju perguruan tinggi tinggi. Kaprikornus keluarga miskin dan kaya bisa mencicipi kesempatan berguru yang sama.

Sebuah kesimpulan dari artikel pendidikan di atas, yakni pendidikan terbaik berawal dari kualitas guru atau staff pengajar yang berkualitas. Dengan guru yang berkualitas maka akan menghasilkan pulalah siswa didik yang berkualitas.

Referensi artikel : http://tulisbaca.com

Terbaik 6 Fokus Kerjasama Pendidikan Indonesia Dan Finlandia (Negara Berkualitas Pendidikan Terbaik Dunia)

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Ini ia 6 sub area fokus kerjasama Indonesia dengan Finlandia dalam dunia pendidikan khususnya pada pengembangan kinerja sistem pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Sebagaimana diketahui bahwasannya negara Finlandia merupakan salah satu negara dengan kualitas pendidikan terbaik di dunia yang didukung dengan adanya 7 kebijakan pendidikan di Finlandia. Hal ini merupakan buah dari sistem pendidikan Finlandia yang terbaik pula tentunya.


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menandatangani memorandum saling pengertian dengan Menteri Pendidikan dan Komunikasi Finlandia Krista Kiuru. Penandatanganan yang berlangsung Kamis (19/03), di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini merupakan kolaborasi kedua negara dalam pengembangan kinerja sistem pendidikan pada tingkat dasar dan menengah.
Mendikbud RI Anies Baswedan bersama Menteri Pendidikan dan Komunikasi
Finlandia Krista Kiuru. Sumber : Kemdikbud.go.id 
Dalam memorandum tersebut terdapat enam sub-area yang menjadi fokus kolaborasi antara Indonesia dengan Finlandia sebagai berikut :

1.  Pertukaran info dan publikasi ilmiah serta tenaga hebat di bidang pendidikan dan pengasuhan usia dini, taman kanak-kanak, dasar, menengah, pendidikan kejuruan dan teknik.

2.   Pengembangan kurikulum dan kualifikasi.

3.   Pengkajian.

4.  Pembelajaran dan pengajaran, termasuk pendidikan guru dan pengembangan professional.

5.  Manajemen sekolah dan kepemimpinan serta peningkatan mobilitas termasuk guru, staf manajemen dan murid.

6.   Isu pendidikan lainnya yang sanggup disepakati secara pribadi oleh kawan dari kedua belah negara.

Mendikbud mengatakan, kolaborasi kedua negara ini diperlukan sanggup menaungi kolaborasi antara Indonesia dan Finlandia. “Banyak bidang yang sanggup dilakukan dalam kolaborasi ini,” katanya usai melaksanakan penandatanganan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan dan Komunikasi Finlandia Krista Kiuru mengatakan, pendatanganan memorandum saling pengertian ini merupakan momentum yang sangat penting dalam sejarah kolaborasi kedua negara.

Dengan kolaborasi ini Indonesia dan Finlandia sanggup lebih besar lengan berkuasa dalam membangun kurun depan. “Ini kunci utama bahwa kita mempunyai kapasitas orang-orang yang sangat kompeten untuk menciptakan sesuatu yang baru,” tuturnya.

Sebelum melaksanakan penandatangan, kedua menteri terlebih dahulu berbincang hangat perihal kondisi kedua negara. Dan dengan ditandatanganinya memorandum ini memperkuat jalinan kolaborasi dan diplomasi yang telah dijalankan oleh Indonesia dan Finlandia selama 60 tahun. (Aline Rogeleonick – Kemdikbud.go.id)

Sunday, October 6, 2019

Terbaik Di Finlandia, Pelajaran Matematika Dan Kimia Dihapus

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dalam kesempatan kali ini, admin akan bagikan isu ihwal di Finlandia untuk mata pelajaran Matematika dan Kimia dihapus yang admin share dari Tempo.co.id selengkapnya sebagai berikut…

Helsinki - Finlandia yang menjadi salah satu negara barometer pendidikan terkemuka di dunia bakal melaksanakan perombakan paling radikal dalam sistem pendidikan modern.

Mulai tahun 2020, negara ini menghapus setahap demi setahap mata pelajaran individual menyerupai matematika, kimia, dan fisika. Sebagai gantinya, siswa diajarkan ihwal topik-topik atau fenomena yang luas dan kasatmata sehingga tak ada lagi pertanyaan menyerupai "apa gunanya berguru mata pelajaran ini?"

Langkah revolusioner itu dilakukan menurut uji coba semenjak dua tahun kemudian yang menghapus mata pelajaran individual untuk pelajar usia 16 tahun di Helsinki, ibu kota negara. Selain itu, 70 persen guru Sekolah Menengan Atas di Helsinki dilatih dengan pendekatan gres tersebut. Hasil uji coba mengatakan bahwa siswa merasa senang dan diuntungkan.

Richard Garner dari The Independent melaporkan bahwa output terukur dari murid telah membaik semenjak sistem gres diperkenalkan. Cetak biru Kyllonen atau kurikulum pendidikan gres yang merujuk nama Marjo Kyllonen, Manajer Pendidikan Helsinki, akan dipublikasikan tamat bulan ini. Kurikulum gres itu bakal diterapkan pada tahun 2020.

Para perencana menjelaskan ketimbang mengikuti satu jam pelajaran geografi dan satu jam pelajaran sejarah menyerupai ketika ini, lebih baik siswa berguru ihwal Uni Eropa selama dua jam. "Di dalamnya mencakup pelajaran bahasa, ekonomi, sejarah, dan geografi," katanya.

Contoh lain, siswa sekolah kejuruan yang mempraktekkan sistem 'pelayanan di kantin' akan sekaligus berguru matematika, bahasa, dan keterampilan berkomunikasi. Meskipun siswa masih mempelajari semua teori-teori ilmiah yang penting, mereka akan mencari tahu apa yang mereka pelajari dengan menerapkannya yang bersama-sama terdengar cukup mengagumkan.

Pasi Silander, Manajer Pengembangan Helsinki yang memimpin proyek perubahan ini menekankan pentingnya pelajaran yang sanggup membantu siswa memasuki dunia kerja. "Yang kami butuhkan kini yaitu jenis pendidikan yang berbeda untuk mempersiapkan orang bekerja," katanya.

Anak-anak muda masa kini sudah andal memakai komputer. Pada masa kemudian semua bank mempunyai banyak pegawai yang menghitung angka secara manual tapi kini semuanya telah berubah. "Oleh alasannya itu kita harus menciptakan perubahan dalam pendidikan yang diharapkan untuk industri dan masyarakat modern," katanya kepada Garner.

Sistem gres ini juga mendorong banyak sekali jenis pembelajaran, menyerupai memecahkan duduk perkara dalam berinteraksi dan bersosialisasi di antara kelompok-kelompok yang lebih kecil untuk membantu berbagi keterampilan siswa untuk siap berkarier.

"Kita harus memikirkan dan merancang ulang sistem pendidikan sehingga sanggup mempersiapkan belum dewasa kita di masa depan dengan keterampilan yang diharapkan untuk hari ini dan esok," kata Marjo Kyllonen. Menurut Marjo, ada sekolah yang mengajar dengan cara kuno yang mempunyai kegunaan hanya untuk masa-masa di awal tahun 1900-an. Tetapi kebutuhan tidak sama, katanya, dan kita perlu sesuatu yang cocok untuk kala ke-21.

Memang, ada beberapa reaksi dari para guru yang menghabiskan seluruh kariernya dengan mengkhususkan diri dalam mata pelajaran tertentu. Namun cetak biru kurikulum gres ini mengatakan bahwa guru dari banyak sekali latar belakang berbeda akan bekerja sama untuk menerapkan topik-topik dari kurikulum gres ini. Mereka juga akan mendapatkan insentif dengan melaksanakan sinergi itu.

Finlandia diakui mempunyai salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia. Secara terus-menerus, negara ini berada pada peringkat atas PISA untuk mata pelajaran bergengsi menyerupai matematika, sains, dan membaca. Apakah perubahan radikal ini bakal membantu mereka untuk tetap mempertahankan posisi itu?

Referensi artikel : Finlandia Hapus Pelajaran Matematika dan Kimia – Tempo.co