Showing posts with label INSPIRASI & MOTIVASI. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI & MOTIVASI. Show all posts

Thursday, January 23, 2020

Terbaik Kegiatan Kegiatan Sehari-Hari Yang Sanggup Meningkatkan Sdm / Kompetensi Diri

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dapat dipastikan setiap orang mempunyai acara yang berbeda-beda dan unik setiap harinya. Perbedaan-perbedaan inilah yang tentunya menambah warna kehidupan itu sendiri. 

Jika memang kehidupan ini sanggup memilih, seyogyanya kita menentukan untuk sanggup meraih kehidupan yang layak, sukses, dan terus berkembang dalam segala sisi kehidupan kita.

Ada aneka macam kegiatan sehari-hari yang tentunya efektif dalam upaya mewujudkan segala impian, keinginan, sampai impian sukses tersebut, di antaranya:

1.   Bekerja dengan Profesional

Setiap pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan secara profesional. Profesional dalam pekerjaan bagi seseorang yaitu bekerja dengan mendapat imbalan (upah/gaji) dengan melakukan kiprah yang dibebankan kepada seseorang tersebut sesuai dengan kiprah pokok dan fungsinya (Tupoksi) yang dibebankan kepada seseorang. Sangat masuk akal jikalau beliau mengerjakan kiprah di luar Juklak dan Juknis dan meminta upah atas pekerjaannya tersebut. Karena Profesional yaitu terkait dengan pendapatan, tidak hanya terkait dengan keahlian.

2.   Membaca

Membaca sanggup memperluas wawasan bahkan bisa merubah pola pikir seseorang menurut buku yang dibaca, maka pengembangan diri dalam upaya meningkatkan kompetensi ini yaitu dengan membaca buku-buku yang sekiranya sanggup bermanfaat dan mendukung kualitas pekerjaan, perbaikan hubungan dengan sesama, maupun untuk meningkatkan talenta dan minat yang ada pada diri kita.

3.   Menonton Berita

Seberapa peka seseorang terhadap situasi dan kondisi yang sedang terjadi juga menjadi faktor pemicu pengembangan diri yang efektif, dengan berbekal pengetahuan dengan sesuatu yang update (terkini), maka atasan ataupun kawan kerja kita akan semakin memperhitungkan kapasitas dan dapat dipercaya Anda.

4.   Menulis

Banyak orang sukses dari karya tulisnya, dan penulis profesional tentunya diawali dari kebiasaan membaca buku sampai pengetahuan mendalam terhadap keadaan sekitar yang sedang terjadi. Selain itu pula menulis sanggup berkhasiat untuk menguji ketelitian, ketelatenan, serta penyusunan kalimat yang sistematis/runtut dan jelas. Kegiatan menulis ini sanggup diawali dari tema-tema yang sekiranya benar-benar telah kita pahami, contohnya  ; menulis diary harian sendiri, planning tugas, maupun menulis opini kita terhadap suatu fenomena yang terjadi. Dengan kemampuan menulis ini tentu akan mempunyai dampak konkret terhadap SDM kita, kemudian dapatkan doktrin lebih dari kawan kerja Anda.

5.   Berkarakter Pemenang

Karakter pemenang menyerupai pantang mengalah dengan selalu bangun dari jatuh dan keterpurukan, mau mengawali kembali usaha-usaha yang pernah gagal tentu dengan perencanaan matang serta berbekal pelajaran dari kegagalan-kegagalan yang pernah dialami. Miliki jiwa pemenang, maka lingkungan Anda akan menaruh Anda pada posisi yang istimewa.

6.   Berdo’a

Manusia hanyalah makhluk ciptaan Tuhan, maka sejatinya kesuksesan dan segala hal yang terjadi pada kita yaitu merupukan kehendak Tuhan. Maka berdo’alah kepada-Nya semoga kita diberikan anugerah dan rahmat yang besar berupa kebaikan serta keberkahan. Dengan banyak berdo’a tentu autosugesti konkret akan terjadi pada kita untuk terus maju berkembang, sabar dalam ujian, dan bersyukur atas segala kelebihan yang telah diberikan Tuhan.

Demikian, beberapa hal ataupun kegiatan/aktivitas sehari-sehari kita yang sanggup meningkatkan SDM serta kompetensi diri, semoga kesuksesan terjadi pada kita semua mulai dikala ini… Aamiin… 

Sampai berjumpa kembali di internet Sahabat Maya… Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Edukasi...!

Thursday, December 12, 2019

Terbaik Solusi / Cara Terbaik Mengatasi Permasalahan Hidup Yang Sulit

Sahabat Maya yang berbahagia… Dalam kehidupan di dunia yang fana ini, ujian demi ujian tak akan lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Adakalanya ujian tersebut memang sanggup diselesaikan dalam waktu yang singkat, ada pula ujian hidup yang termasuk sulit seringkali menyita waktu dan juga semua sumber daya yang ada untuk berusaha menuntaskan permasalahan tersebut.

Sahabatku… Ujian hidup dalam kekurangan bahwasanya lebih ringan daripada ujian hidup dalam kelebihan. Ketika sakit melanda, kekurangan menerpa, seringkali kita pribadi ingat kepada Allaah SWT, kemudian berusaha memohon ampun kepada-Nya, memperbaiki amal ibadah, serta senantiasa berdo’a biar kita terlepas dari segala permasalahan yang mendera.

Akan tetapi adakalanya dikala kita mendapat kelebihan, baik prestasi, harta, maupun jabatan, kita seringkali terlena dan cenderung sibuk untuk menikmatinya saja. Dan ujian dalam kelebihan yang paling sering menjebak kita dalam kesalahan ialah adanya ujub sampai kesombongan.

Namun inilah memang ujian yang juga harus kita lewati biar di balik semua kelebihan yang Allaah turunkan kepada kita sanggup kita syukuri dengan banyak memberi, baik harta, ilmu, sampai apapun kebaikan yang sanggup bermanfaat bagi sesama.

Maka tak ada jalan lain dalam setiap penyelesaian permasalahan hidup kecuali berserah diri kepada Allaah SWT sembari kita tetap berusaha serius dengan segala daya dan upaya kita untuk mencari solusi dari suatu permasalahan yang dibarengi dengan perilaku mental introspeksi diri, memperbaiki niat, sampai memperbaiki segala hal dalam teladan hidup kita sehari-hari. 

Belajar dari kesalahan yang telah kemudian akan menciptakan langkah-langkah ke depan lebih terarah dan bermakna, sebab hari ini ialah konsekuensi dari seluruh tindakan yang telah dilakukan sebelumnya, dan apa yang kita lakukan hari ini pun, akan berbuah pada waktunya nanti, apapun itu. 

Oleh sebab itu, pilihan terbaik ialah tetap melaksanakan yang terbaik sebab kebaikan-kebaikan niscaya akan berbuah kebaikan pula pada waktunya nanti yang tentunya akan membawa diri kita mendapat kebahagian sekaligus kedamaian hidup.

Dan pada dasarnya kita harus tetap sabar dalam setiap kekurangan dan selalu bersyukur dalam setiap kelebihan yang Allaah telah berikan kepada kita.

Di balik segala kesulitan niscaya ada fasilitas dan hikmah yang akan kita ketahui di kemudian hari. Satu hal yang dilarang kita lakukan di tengah-tengah ujian ialah kita jangan menyerah, jangan berputus asa, dan dengan begitu nilai dari perjuangan dan konsistensi diri untuk tetap berbuat baik tentu akan mendapat perhitungan tersendiri dari-Nya.

Dan pada akhirnya, semoga kita semua termasuk dalam golongan-golongan orang-orang yang cendekia bersyukur dan juga termasuk dalam golongan-golongan hamba-Nya yang bersabar… Aamiin…

Terbaik Awas…!!! Kesombongan Sanggup Menimbulkan Kehancuran…!

Sahabat Maya yang berbahagia…

Pasti sudah seringkali kita dengar, baik dari kisah kasatmata di sekeliling kita, dari kisah lama, bahkan dari sejarah kehidupan. Dan kisah balasannya ialah kehancuran yang menimpa bukan…?

Jika kita cermati secara lebih mendalam, jikalau kesombongan sudah menghinggapi diri, maka beberapa hal negatif berikut akan seringkali terjadi di antaranya :

1. Sulit mendapatkan masukan dari orang lain.
2. Orang lain pun akan segan memberi masukan kepada orang-orang yang dipandang sombong.
3.   Seringkali berpotensi pada kekecewaan dan penyesalan pada akhirnya.


Lalu bagaimana untuk meminimalisir kesombongan, atau bahkan sanggup menghilangkan kesombongan :

1.   Selalu berdo’a kepada Allaah SWT semoga terhindarkan dari kesombongan.
2.  Selalu introspeksi / penilaian diri, niscaya di sana akan banyak kita temukan kekurangan / keterbatasan diri, sampai kesalahan yang sudah kita lakukan.
3.   Memandang setiap orang mempunyai kelebihan di bidangnya masing-masing.
4.   Selalu fokus pada perbaikan diri.

Dan balasannya alasannya ialah betapa membahayakannya kesombongan dalam diri yang sanggup menghancurkan diri-sendiri secara pelan namun niscaya merugi pada balasannya nanti, semoga kita semua terhindar dari salah satu penyakit hati yakni kesombongan ini… Aamiin…

Terbaik Persiapan + Kesempatan / Peluang = Keberuntungan

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba memaparkan ihwal kata bijak dari Elmer Leterman yang berbunyi “Luck is what happens when preparation meets opportunity” (Keberuntungan ialah pertemuan antara persiapan dengan kesempatan (peluang).

Masih ingat betul, saya mendapati membaca kalimat ini sekitar tahun 2006 lampau, sontak menciptakan kesadaran saya untuk mengevaluasi segala hal yang ada pada diri ini, mulai dari apa yang sudah saya persiapkan untuk sukses, apa yang sudah dapat, apa yang belum bisa dicapai, sampai apa-apa yang kurang semakin intensif. Dan jawabannya saya waktu itu sangat jelas, saya masih belum banyak bekal artinya saya minim persiapan untuk meraih kualitas hidup yang sudah terlanjur diinginkan.

Dan mulai ketika itu, kebiasaan membaca saya semakin menjadi. Yang biasanya membaca buku setebal kurang lebih 200-an halaman diharapkan waktu sekitar 3 minggu, mulai ketika itupun dalam 3 hari seringkali saya berhasil membaca lebih dari 3 jilid buku yang relatif tebal. 

Buku-buku yang saya lebih banyak didominasi buku ihwal agama dan pengembangan diri. Dan kebiasaan inipun berlangsung kurang lebih selama 6 bulan sampai saya harus pergi merantau dalam rangka memperbaiki kualitas hidup itu sendiri, dan khusus merantau ini memang sudah jalan hidup saya tentunya… J

Kembali ke tema Sabahat… Terkait dengan mengapa Keberuntungan = Persiapan + Kesempatan, kebetulan insiden konkret sudah saya alami sendiri, yakni pada simpulan tahun 2007, kebetulan ada teman dari ayah saya yang mengatakan beberapa pekerjaan kepada saya di dunia kerja yang sebetulnya cukup menjanjikan. 

Akan tetapi, salah satu syarat untuk sanggup diterima dalam bidang pekerjaan ketika itu, pelamar harus menguasai beberapa kegiatan komputer, dan jawabannya saya belum bisa memenuhi persyaratan tersebut. Lalu saya pun menyimpulkan alasannya ialah saya belum mempunyai persiapan (skill komputer), maka kesempatan yang sudah ada di depan mata pun hanya numpang lewat saja... J

Dan tentu dalam berbahagai hal pun, rumus ini pastinya berlaku di mana sesuatu yang sudah dipersiapkan adakalanya untuk sementara memang tidak berguna, akan tetapi pada suatu ketika, ketika ada kesempatan (peluang) maka yang paling siap dipastikan yang paling beruntung. 

Maka, marilah kita perbanyak persiapan-persiapan dalam hidup bukan hanya skill (keterampilan) ataupun wawasan ilmu pengetahuan namun juga contoh pikir yang positif dan aksara baik mulai kita bangun sedikit demi sedikit, maka seluruh anutan baik serta perilaku baik dalam hidup yang sudah terbangun tersebut akan sanggup semakin memperkokoh konstruksi hidup kita masa depan yang lebih baik lagi. Aamiin… Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Terbaik Administrasi Waktu Yang Baik, Kunci Sukses Dalam Pencapaian Target

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Waktu yakni sumber daya yang paling langka di dunia ini, ia tak sanggup diperlambat ataupun dipercepat, ia berjalan dengan frekuensi yang sama dari dulu, sekarang, dan nanti. Setelah waktu terlewat pun ia tak akan mungkin kembali.

Oleh alasannya itu administrasi waktu bukan berarti waktu itu sendiri kita atur, akan tetapi kita mengatur kita sendiri dalam mengoptimalkan waktu itu. Di mana seringkali kita lihat, dan terkadang kita pun mengalaminya di mana ada kesempatan yang tak akan pernah terulang kembali. Biarpun terulang maka momentumnya pun akan selalu kurang menguntungkan.

Kesempatan sejatinya hanya menjadi sebuah kesia-siaan belaka saat kita tidak mempersiapkan diri untuk menebus harga dari sebuah kesempatan. Seperti halnya, untuk berkesempatan sukses, kita musti bekerja keras dan cerdas dalam setiap waktunya.

Untuk meraih kualitas yang sempurna, ia perlu waktu yang relatif usang untuk berproses. Dan tentunya bagi orang-orang yang memahami akan setiap proses demi proses dalam pencapaian pada sesuatu, maka lamanya waktu tak akan terasa, namun justru dalam proses perjalanan waktu itu mempunyai kenikmatan tersendiri.

Bagi yang menempuh jalan pintas dengan aneka macam cara, itupun sanggup saja, akan tetapi tujuan hidup yang bersama-sama bukan dinilai dari hingga di mana, tapi juga dari mana dan dengan bagaimana? Seperti halnya prosedur alam pun bekerja sedemikian rupa dan dalam hukum yang memang sudah tepat dari Tuhan Yang Maha Pencipta. Jikalaupun ternyata ada yang menempuh jalan pintas, maka konskwensi panjang sebagai susukan penyesalan tak akan ada gunanya nanti.

Dalam setiap sasaran tentu diperlukan langkah tepat dan konsisten dalam melaksanakan step by step tangga menuju pencapaian target, apapun itu, proses tak akan sanggup diremehkan begitu saja. Dan yang terpenting niat baik yang dibarengi dengan usaha-usaha yang baik, pasti berhasil ataupun tidaknya perjuangan itu pasti juga akan bernilai kebaikan. Dan selanjutnya seluruh kegagalan bukan untuk mempersilahkan keputusasaan mendera kita, akan tetapi justru akan memperkuat jembatan-jembatan menuju sukses berikutnya.

Maka dari itu, administrasi waktu yang baik yakni melaksanakan sesuatu tepat pada waktunya, tidak menunda-nunda, serta bekerja ataupun melaksanakan sesuatu itu harus dengan skala prioritas, dengan begitu, insya Allah penyesalan tak akan terjadi di kemudian hari.

Oleh alasannya itu, marilah kita melaksanakan sesuatu dengan ilmu, berjuang dengan tujuan untuk hidup hening bukan semata untuk senang. Dan prioritas hidup yakni mempunyai kegunaan bagi sesama dari waktu ke waktu, dan selanjutnya Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang pun akan memperhatikan diri kita… Aamiin… Salam Edukasi…!

Wednesday, December 11, 2019

Terbaik Tugas Operator Sekolah Dalam Pendataan Dan Fasilitator Warta Di Tingkat Sekolah Semakin Signifikan

Sahabat Operator Sekolah yang berbahagia…

Peran utama Operator Sekolah yaitu sebagai petugas khusus dari suatu sekolah untuk mengentry / menginput / memasukkan data-data hingga dengan mengirimkan data-data (sinkronisasi) yang terkait dengan sekolah baik secara offline maupun online baik di aplikasi Dapodik maupun di Padamu Negeri.

Namun, seiring dengan semakin banyak dan kompleksnya tugas-tugas operator sekolah dikala ini, sehingga kiprahnya pun semakin besar. Operator Sekolah dikala ini bukan hanya menjadi petugas profesional data namun juga sebagai rujukan sumber isu di suatu sekolah. Karena seringkali isu apapun yang terkait dengan pendidikan dipastikan Rekan-rekan Operator Sekolah akan tahu duluan via internet tentunya.

Seperti halnya saya, ketika dulu saya belum mendapat kiprah sebagai Operator Sekolah, online itu sangat jarang dilakukan apalagi daerah kiprah saya memang tidak tersedia susukan internet. Namun sejak mendapat kiprah aksesori sebagai Operator Sekolah ini, maka frekuensi online pun semakin meningkat. Dan tentu saja, semakin banyak informasi-informasi yang akurat terkait administrasi pendataan pendidikan ataupun isu pendidikan lain yang sanggup diketahui baik melalui forum-forum pendataan di media sosial, situs resmi stake holder pendidikan, hingga info-info dari blog-blog Rekan Guru ataupun Operator Sekolah lainnya.

Akhirnya di sekolah pun, seringkali Rekan-rekan Guru lainnya hingga Kepala Sekolah tanya “Ada info terbaru apa sekarang?”, bukan semata terkait dengan data-data PTK dan PD, derma bagi guru, aktivitas pencairan BOS, Juknis / POS Ujian Sekolah (US) ataupun Ujian Nasional (UN), namun juga pertanyaan-pertanyaan lain yang terkait perangkat belajar-mengajar, kurikulum, kebijakan-kebijakan pendidikan di Indonesia, dan pertanyaan-pertanyaan lain seputar pendidikan seringkali ditanyakan Rekan-rekan Guru lainnya di sekolah.

Baca selengkapnya perihal Keuntungan / Manfaat Positif Sebagai Operator Sekolah ini pada links artikel berikut.

Oleh alasannya yaitu itu, patutlah gembira kiranya bagi seluruh Rekan-rekan yang bertugas sebagai Operator Sekolah ini, alasannya yaitu bukan hanya sebagai fasilitator data, akan tetapi juga sebagai fasilitator isu pendidikan di sekolah masing-masing. Sehingga secara tidak pribadi pengalaman dan juga wawasan dari Rekan-rekan Operator Sekolah yang terkait bukan hanya seputar administrasi pendataan pendidikan, namun juga hal-hal apapun yang terkait dengan pendidikan Indonesia hingga dunia akan semakin meningkat pesat dari waktu ke waktunya, dan biar saja pendapatannya pun semakin besar Rekan… Aamiin… 

Terbaik Perbedaan Berani Dan Nekat Dalam Bertindak Dan Melaksanakan Sesuatu

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Kemajuan dalam bidang apapun pada seseorang diharapkan keberanian dalam proses pencapaian dan perwujudan dari tujuan tersebut. Namun memang dalam pencapaian apapun diharapkan perjuangan maksimal mulai dari pertimbangan serta perencanaan yang matang, tindakan yang terkendali serta profesionalisme. Spekulasi dalam suatu pilihan itu perlu akan tetapi apakah spekulasi Anda tergolong berani atau nekat? Berikut ulasannya :

Berani berarti mempunyai hati yg mantap dan rasa percaya diri tidak takut (gentar, kecut) yang besar dalam menghadapi resiko, konsekuensi, bahaya, kesulitan, dan sebagainya. Keberanian ini timbul dikarenakan telah adanya dorongan (motivasi) sebagai keputusan dari banyak sekali pertimbangan-pertimbangan yang sudah matang sebelumnya. Dan juga keberanian ini timbul dengan adanya pembelaan diri maupun membela orang lain secara umun lantaran motivasi kebenaran.

Sedangkan nekat berarti berkeras hati (kuat kemauan), sehingga kadangkala meskipun hal tersebut tetap dilakukan meskipun sudah ada peringatan atau bahkan dihentikan oleh orang ataupun pihak yang lebih berkompeten dalam suatu bidang ataupun lebih berpengalaman dalam tata kehidupan.

Nekat juga sanggup dikatakan terlalu berani (dengan tidak berpikir panjang lagi, tidak mempedulikan apa-apa lagi yang seringkali disebabkan lantaran frustasi / harap, hilang akal, aib sekali, dan sebagainya. Seperti halnya tetap tidak mau (mengalah, menurut, menyerah, dan lain-lain), bersikeras, mengotot, sebetulnya ia sudah kalah, dan sebagainya.

Oleh lantaran itu Sahabat… Jadilah pemberani yang mempunyai perhitungan tinggi, lantaran apapun kesudahannya masih dalam kontrol dan kendali yang tidak salah sasaran, tidak kelebihan, dan tentunya tidak akan berbuah sesal di kemudian hari. Pemberani berbuat selalu mempunyai alasan sempurna serta bertindak serta tidak melanggar norma atapun batas-batas aturan yang berlaku, hal ini tentu saja berbeda dengan nekat yang cenderung tidak mempedulikan apapun bahkan siapapun juga.

Selamat berkarya sesuai dengan talenta dan minat Anda Sahabat bukan dengan nekat tapi dengan keberanian… Mari kita majukan bangsa tercinta dari hal-hal kecil menuju besar, dari diri kita sendiri yang akan menular ke lingkungan sekitar, dan dimulai ketika ini sebagai awal dari gerakan perbaikan selanjutnya. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Terbaik Niat Baik, Cara Baik, Dan Hasilpun Niscaya Akan Baik

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dalam proses kehidupan yang relatif singkat ini, tentu saja kita sangat mengharapkan pada kehidupan kita masing-masing menjadi sebuah kesempatan untuk sanggup hidup sebahagia mungkin. Untuk mewujudkan kebahagiaan tersebut tentu dibutuhkan beberapa pencapaian ataupun syarat-syarat yang juga relatif berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Jika bagi siswa, naik kelas, lulus, hingga sanggup melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi terlebih di sekolah maupun forum yang telah menjadi favoritnya sebelumnya, tentu saja akan berbeda dengan yang sudah berkeluarga di mana kebahagiaan seringkali identik dengan tercukupinya seluruh kebutuhan primer dalam melangsungkan kehidupan keluarganya.

Pada setiap proses dalam rangka pencapaian tujuan yang hendak dicapai ternyata memang seringkali terdapat beberapa halang rintang, kerikil sandungan, atau bahkan jurang pemisah terjal yang mau tidak mau harus dilewati untuk mencapai tujuan yang diidamkannya. Namun di sini dibutuhkan langkah-langkah bijak, di mana setiap perjuangan harus dilandasi dengan keberanian bukannya kenekatan semata.


Selain itu, ada aturan-aturan baku yang tidak sanggup ditempuh dengan jalan pintas yang tidak dibenarkan, di mana hal ini sangat berkaitan dengan prosedur alam semesta ini bekerja. Untuk cerdik ataupun andal dalam suatu bidang maka dibutuhkan perjuangan maksimal dalam belajar, mencoba, dan terus berlatih. Tak terkecuali untuk cukup secara ekonomi pun dibutuhkan kerja keras serta kerja cerdas, ulet, rajin, pantang menyerah, dan sebagainya.

Namun yang terpenting bersama-sama yaitu nilainya, di mana nilai sebuah perjuangan akan sangat memilih hasil serta manfaat positif lainnya. Dan ini tidak akan pernah tergantikan dengan jalan pintas. Kebaikan yaitu nilai paling berharga dalam kehidupan sebab di dalamnya tidak pernah menjanjikan kerugian, ibarat halnya pedagang yang jujur dalam usahanya ternyata ditipu oleh partnernya, dia masih mendapatkan kebaikan dari Tuhan dengan dikaruniakannya nikmat lapang dada dan sabar.

Lain halnya dengan cara-cara yang tidak bijak, cara pintas, cara cepat, membabi buta, bahkan tak beretika, jikalau pun sukses sifatnya pun semu belaka (menipu). Semuanya sementara, semuanya sesaat, dan tak ada yang infinit kecuali Tuhan Yang Maha Pencipta itu sendiri. Oleh sebab itu janji-Nya yaitu kebaikan akan dibalas dengan kebaikan bahkan sekecil apapun kebaikan itu, dan sebaliknya, keburukan niscaya akan dibalas juga dengan keburukan walau sekecil apapun juga.

Maka langkah bijak bagi insan yang jauh dari tepat yaitu mendapatkan segala hal dengan berpikir sekaligus berprasangka baik kepada Tuhan, tidak merugikan sesama, serta tetap berusaha, belajar, beramal, serta beribadah maksimal dengan segala daya dan upaya yang ada dengan tetap mengedepankan kebaikan itu sendiri, baik dari niatnya hingga dengan proses usahanya. Maka gagal ataupun berhasil itu tak penting lagi, yang terpenting yaitu kesuksesan dalam menjaga nilai-nilai kebaikan secara sadar, dan nilai kebaikan itu sendiri telah menjadi investasi berharga untuk masa depan.

Dan keberuntungan di masanya nanti pun akan menjadi hak dari seluruh insan yang bergelimang kebaikan sebagai buah dari setiap tanaman-tanaman yang telah dia tanam dan pelihara sedari dulunya. Aamiin… Salam Edukasi…!

Terbaik Hari Buku Sedunia Diperingati / Dirayakan Setiap Tanggal 23 April Pada Setiap Tahunnya

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Membaca sanggup membuka dunia, dengan membaca, seseorang sanggup mengetahui hampir apapun yang ia ingin ketahui tanpa pergi ke suatu kawasan tentunya. Karena pembaca sanggup mengetahui segala informasi yang diharapkan dari buku-buku yang ditulis oleh para penulis profesional di bidangnya masing-masing.

Di negara-negara maju pun sudah terbukti bahwasannya kebudayaan baca yang ada dalam suatu masyarakat di suatu negara tersebut mempunyai andil yang besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan tentunya akan kuat pada kemajuan suatu negara dalam waktu yang relatif cepat. Terlebih pada lingkungan sekolah, bagi penerima didik membaca itu ialah “makanan otak”, di mana dengan membaca meraka akan sanggup lebih meningkatkan pemahaman terhadap suatu pembelajaran sekaligus sanggup berbagi serta memperluas wawasan pengetahuan yang lebih berkualitas dan komprehensif.

Dengan begitu, bila kuantitas membaca pada buku-buku yang konkret serta membaca dengan berorientasi pada kualitas, maka pada akibatnya SDM si pembaca pun dipastikan akan sanggup meningkat dari waktu ke waktu. Sehubungan dengan hari buku sedunia yang dirayakan setiap tanggal 23 April ini, berikut share info khusus yang terkait hari buku sedunia yang bertajuk “Selamat Hari Buku Sedunia” dari situs Kemdikbud selengkapnya…

Hari Buku Sedunia! World Book Day atau Hari Buku Sedunia ialah program tahunan yang dirayakan setiap tanggal 23 April. Acara ini mulai dianjurkan oleh UNESCO pada 23 April 1995. Pada Hari Buku Sedunia, aneka macam negara menyelenggarakan acara untuk membuka mata masyarakat mengenai dunia membaca, dunia penerbitan buku, sampai hak cipta. Hari Buku Sedunia juga menjadi momen untuk mengajak masyarakat lebih mengenali karya-karya atau materi bacaan yang menarik.

Berdasarkan data UNESCO tahun 2012, indeks minat baca Indonesia gres mencapai 0,0001. Artinya, dalam setiap 1.000 orang Indonesia, hanya ada satu yang mempunyai minat baca. Sementara dari data Survey Badan Pusat Statisitik (BPS) pada tahun 2012, didapatkan bahwa sumber informasi penduduk Indonesia berusia 10 tahun ke atas diperoleh dari televisi (91,68 %), dan hanya sekitar 17,66 % yang menyukai membaca surat kabar, buku atau majalah. Data Bank Dunia pun mengatakan minat baca anak Indonesia termasuk rendah, yaitu sekitar 51,7 %,  lebih rendah dari Philipina 52,6 %, Thailand 65,1 %, Singapura 74 % dan Jepang 82,3 %.
Dalam rangka memperingati Hari Buku Sedunia, Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan acara untuk meningkatkan minat baca generasi bangsa, khususnya anak-anak. Perpustakaan Kemendikbud akan menggelar kegiatan “Pencanangan Gerakan 10 Menit Membacakan Cerita (Read Aloud) untuk Anak”. Kegiatan ini akan berlangsung pada bulan Mei 2015.

Kegiatan “Pencanangan Gerakan 10 Menit Membacakan Cerita (Read Aloud) untuk Anak” bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak pada buku, serta meningkatkan minat baca pada anak. Membacakan buku buat anak mempunyai dampak luar biasa pada perkembangan anak. Dalam kegiatan ini, direncanakan Mendikbud Anies Baswedan akan membacakan buku kisah di depan bawah umur usia dini.


Selain itu, para guru dan orang renta juga sanggup mengikuti workshop Read Aloud untuk bekal membacakan buku kisah bagi anak-anak. Read Aloud ialah metode mengajarkan membaca yang paling  efektif untuk bawah umur alasannya ialah dengan metode ini kita bisa mengkondisikan otak anak untuk mengasosiasikan membaca sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan. Orang renta dan guru yang membacakan kisah kepada bawah umur sanggup menjadi pola bagi anaknya (reading role model). (Desliana Maulipaksi)

Referensi artikel : Selamat Hari Buku Sedunia! – Kemdikbud RI

Terbaik Menggantungkan Keinginan Setinggi Langit, Dan Membenamkan Keputusasaan Di Dasar Lautan

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Banyak yang bilang di dunia ini tak ada yang tak mungkin, tentu apabila hal ini disikapi secara positif maka akan membawa dampak yang positif pula, di mana segala hal di dunia ini sanggup dicapai dan diwujudkan dengan usaha maksimal dan pembelajaran yang terus-menerus tentunya.

Terlebih bagi Sahabat Edukasi yang masih aktif sebagai pelajar ataupun masih muda yang seringkali masih mempunyai kesempatan lebih, bukan hanya kemampuan fisiknya yang masih optimal, namun di usia muda akan cenderung mempunyai waktu yang lebih leluasa daripada orang yang sudah tua ataupun yang sudah berkeluarga.

Seorang pelajar masih menggantungkan sebagian besar urusan dunia ini masih bersandarkan kepada kedua orang bau tanah dan keluarganya, namun berbeda ketika kelak sudah berkeluarga, maka merekalah yang menggantikan posisi menyerupai orang bau tanah mereka ketika ini. Dan momentum sempurna itu ketika ketika ini, ketika masih sempat. Namun godaan memang selalu ada, khususnya dari pergaulan yang negatif, maka segera sadar, dan bangkit jaringan pergaulan dengan teman-teman yang positif.

Jika pun kalau harus hidup sendiri, jangan takut bila memang benar dan baik, daripada salahnya rame-rame, jangan takut tidak punya sahabat alasannya yakni mempunyai kebiasaan baik yang tidak disukai oleh lingkungan Anda, namun tetap hormati mereka semua, alasannya yakni sebenarnya perbedaan yang unik pada diri Anda, itu yakni menandakan baik bahwasannya Anda mempunyai waktu yang lebih besar, dan lebih bebas dalam memilih pilihan dalam menyebarkan SDM diri Anda, dan yang terpenting karakter unik akan mencetak Anda menjadi leader (pemimpin) pada bidang yang terus Anda tekuni nantinya.

Dan kelak, ketika Anda bisa membuktikan bahwasannya jalan yang Anda tempuh memang benar dan sukses, maka Anda akan menjadi orang yang menginspirasi bagi belum dewasa sahabat Anda.

Silahkan dibaca juga goresan pena wacana saya di links berikut : Cara / Tips Belajar Ekstra Ala Anak Petani.

Oleh alasannya yakni itu, di masa muda hendaknya mempunyai impian yang berpengaruh dan setinggi mungkin, jangan pedulikan hal-hal negatif yang cenderung menciptakan lemah mental untuk maju. Kalau dipikir-pikir semua mengandung resiko, bahkan tidurpun ada resikonya. Oleh alasannya yakni itu tak peduli, siapapun Anda, siapa orang bau tanah Anda, yang terperinci semua orang berhak mewujudkan apapun keinginannya. Dan percayalah, selama impian dan keinginan Anda itu baik dan tidak bertentangan dengan hukum Tuhan, dan alasannya yakni Tuhan telah memperlihatkan keinginan berpengaruh itu, maka Tuhan pulalah yang akan mewujudkan menjadi kenyataan, alasannya yakni Dia Maha Kuasa atas segalanya.

Keputusasaan kadang memang mendera, hal ini wajar-wajar saja, berdasarkan irit saya keputusasaan yakni batas simpulan kemampuan otak dan hati dalam menyikapi apa yang sedang terjadi dan tidak adanya ketidaksiapan diri dalam menghadapi fenomena konkret itu. Namun keputusasaan yang berkepanjangan akan membawa sesuatu yang tidak baik bahkan cenderung merugikan diri-sendiri, oleh alasannya yakni itu buang jauh-jauh segera keputusasaan ini dengan bertawakal kepada-Nya, ingat…! Ketika keputusasaan timbul, berarti di sanalah menjadi bukti bahwasannya memang kita sebagai insan yang lemah dan serba terbatas, maka serahkan segala urusan yang sudah kita diusahakan secara optimal kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan kuasanya tiada terbatas itu.

Kuncinya tetap berusaha dan berguru semaksimal mungkin, hormati dan hargai kedua orang tua, guru, serta siapapun juga. Dan biasakan melaksanakan autosugesti pada diri yang positif wacana diri-sendiri, percayalah bahwasannya Tuhan telah memperlihatkan semua yang terbaik pada diri kita, percaya penuh pada setiap kekuasaan-Nya, Insya Allah semuanya akan berakhir bahkan lebih baik dari apa yang Anda inginkan terjadi. Aamiin… Salam Edukasi…!

Terbaik Dengan Rajin Membaca, Kemampuan Bicara, Menulis, Dan Potensi Karier Pun Akan Meningkat

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Menulis itu jikalau dianalogikan dengan sebuah air yang dituangkan dari sebuah botol ke dalam gelas. Dan tentunya apapun yang dituangkan tergantung air apa yang telah dimasukkan ke dalam botol itu.

Dan ini berarti apapun yang sanggup kita tulis dan kita ungkapkan dengan kata-kata tentu merupakan inti sari / hasil dari apapun yang telah kita pahami dari proses membaca sebelumnya, dan secara umum membaca tidak hanya pada sebuah buku. Akan tetapi dengan melihat, mendengar, kemudian memperhatikan dengan segenap pikiran sehingga sanggup tersimpan besar lengan berkuasa ilmu-ilmu yang terkandung di dalam obyek yang menjadi fokus bacaan tersebut.

Membaca berarti melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis baik dengan melisankan (melafalkan dengan suara) ataupun hanya di dalam hati, akan tetapi pikiran tetap bekerja dalam memperhitungkan hingga dengan memahami apa yang sedang dibacanya itu.

Sehingga kebiasaan membaca ini secara umum telah terbukti melahirkan manusia-manusia yang berkualitas dalam aneka macam bidang, mereka cenderung mempunyai kemampuan lebih salah satunya ialah para penulis, motivator, narasumber, personalia, dan profesional di bidang lainnya. Dan tentu saja yang dikala ini masih menjadi orang biasa, dikarenakan adanya kemauan berguru dan membaca yang tinggi, kemungkinan besar, mereka inilah yang akan menggantikan posisi-posisi sang andal dikala ini.

Walaupun penulis fiksi pun, dipastikan mempunyai pengalaman yang tidak sebentar dalam membaca, setidaknya untuk membaca kamus bahasa ataupun mempelajari tata bahasa maupun tata penulisan yang benar pada waktu-waktu sebelum berkarya.

Terlebih dalam dunia pendidikan, yang mana membaca merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang penerima didik, selain kemampuan menghitung, menulis, hingga dengan menganalisa sesuatu tema pembelajaran.


Maka tak pelak, seluruh elemen dalam dunia pendidikan mulai dari penerima didik hingga dengan pendidiknya pun dituntut untuk selalu menyebarkan dirinya salah satunya ialah dengan terus meningkatkan acara membaca di sela-sela mengisi waktu yang kosong, dan untuk selanjutnya akan berkembang menjadi menjadi sebuah kebiasaan yang sangat membangun bukan hanya untuk eksklusif akan tetapi juga bangsa dan negara ke depannya. Hal ini sudah terbukti di negara-negara maju di dunia ini, salah satunya ialah Jepang.

Yang terpenting juga apa yang dibaca juga harus dipertimbangkan seoptimal mungkin, biar kiranya apapun yang sudah kita baca, dipelajari, dipahami, hingga pada kesannya diterapkan baik untuk berkarya maupun untuk bertindak dalam kehidupan sehari-hari bermanfaat dan berkah bagi kita dan sekitar kita dalam turut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia tercinta. Salam Edukasi…!

Terbaik Pendidikan Berhasil Bila Bisa Melahirkan Insan Yang Mempunyai Perilaku Baik Dan Juga Cerdas Pikirannya

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Bicara perihal pendidikan sesungguhnya sangat luas pembahasannya, mulai dari pendidikan formal di sekolah / madrasah, pendidikan non formal, pendidikan keluarga, sampai pendidikan dalam bermasyarakat.

Lalu apa arti dari pendidikan itu sendiri? Berdasarkan KKBI, Pendidikan berasal dari kata dasar “Didik” yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai adat dan kecerdasan pikiran.

Sehingga pendidikan ialah proses / cara mengubah sikap dan tata laris seseorang atau kelompok orang dalam perjuangan mendewasakan insan melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Maka tak pelak lagi, bahwasannya pendidikan mutlak diharapkan oleh semua warga negara sebagaimana amanat Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang merupakan salah satu tujuan dari negara itu sendiri yakni “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Oleh alasannya ialah itu, apapun yang terkait dengan pendidikan akan selalu berevolusi dalam menyesuaikan “jamannya”, mulai dari kurikulum, kebijakan anggaran, pemerataan jalan masuk pendidikan, sampai semua hal yang terkait dengan perjuangan peningkatan mutu pendidikan nasional sedang dan akan terus dikembangkan oleh Pemerintah.

Berbagai sinyalemen kasatmata pun dikala ini sudah mulai terbuka, ibarat halnya Ujian Nasional di tahun 2015 dikala ini telah terbukti tak lagi angker bagi siswa, dikarenakan hasil ujian nasional tidak menjadi patokan kelulusan mereka. Hal ini juga berdampak kasatmata bagi sekolah, di mana setiap nilai yang menjadi cerminan dari sikap maupun kompetensi siswa di sekolah bersangkutan menjadi benar-benar berharga bagi siswa maupun guru, alasannya ialah menjadi faktor penting bagi kelulusan mereka dari sekolahnya.

Dan akhirnya, sebagai bab dari bangsa Indonesia yang mempunyai aneka ragam kebudayaan, suku, bahasa, sampai agama yang beragam ini seyogyanya tetap menyamakan satu visi mewujudkan kehidupan bangsa yang benar-benar cerdas dan berkarakter baik, alasannya ialah yang menjadi salah satu faktor majunya bangsa ditentukan dari kualitas pendidikan dari suatu bangsa tersebut. Pendidikan sanggup dikatakan berhasil, jikalau mampu melahirkan manusia-manusia yang berperilaku baik, baik hatinya, dan juga cerdas pikirannya. Salam Edukasi…!

Tuesday, December 10, 2019

Terbaik Pentingnya Konkret Thinking Dalam Semua Hal, Melaksanakan Kesalahan Itu Masuk Akal Sebagai Materi Belajar

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Seringkali kita mendengar akan istilah “positive thinking” yang berarti berpikir positif (memandang dengan bijak, benar, dan baik) dalam menanggapi setiap hal / permasalahan yang terjadi dalam hidup ini.

Banyak sudah dongeng sukses seseorang yang mempunyai huruf pemimpin, bukan pandai memimpin orang lain saja akan tetapi terlebih sanggup memimpin diri-sendiri sehingga tidak salah arah dalam setiap langkah.

Tak diragukan lagi hidup ini nyata, maka dalam setiap proses harus dilalui dalam meraih sukses itu tidak gampang akan tetapi sulit dan tentu saja perlu waktu yang tidak instan. Langkah demi langkah harus kita lewati menyerupai halnya kalau kita ingin menjadi petani sukses maka kita harus mempunyai lahan yang sudah sedemikian rupa kita siapkan untuk sanggup ditanami flora yang sanggup berbuah baik kelaknya. 

Setelah ditanam pun setiap waktu secara berkelajutan kita harus menjagannya dari hama, merawat, dan memupuknya hingga datang masa panennya tiba.

Bahkan dalam masa panen pun kita tetap harus melaksanakan kerja keras hingga proses siap konsumsi pun harus dimasak duluan bukan? Seperti itulah kira-kira proses hidup ini, tak ada jalan pintas untuk meraih prestasi, tak ada jalur cepat untuk menjadi pintar, namun seberapa besar kerja keras dan perjuangan cerdas yang disertai do’a kepada Allah Yang Maha Kuasa. Insya Allah keberhasilan itu semakin dekat.

Dan yang terpenting ialah selalu melihat sesuatu hal dengan kacamata yang positif dan jangan pernah putus asa, jatuh bangkit itu biasa ketika belum sanggup (ingat sanggup alasannya ialah terbiasa). Salah itu masuk akal sebagai materi berguru dan tentunya sebagai bekal berharga untuk lebih berhati-hati dalam langkah selanjutnya, dan ketika nanti datang saatnya kita telah sukses dalam bidang tersebut maka Anda pun layak disebut orang sukses yang berpengalaman. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Terbaik Kesabaran Dan Keikhlasan Dalam Penderitaan Itu Juga Kebahagiaan

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Nasib setiap insan pada hakikatnya telah ditentukan oleh Allah SWT sebelum seseorang tersebut dilahirkan ke muka bumi. Oleh alasannya yaitu itu, yang namanya sedih, senang, khawatir, bangga, kecewa, optimis, pesimis, dan aneka macam rasa lainnya sebagai respon dalam menyikapi setiap keadaan / insiden dalam hidup dan ini tentunya hal yang sudah biasa biasa menyerupai adanya siang, malam, pagi dan malam yang silih berganti setiap harinya. Begitu juga keadaan hidup pada seseorang, fluktuatif, mekanis, dan selalu berubah.

Dalam pencapaian sukses pun, seseorang harus bekerja keras, berusaha cerdas, serta terus mengasah pengalaman / keterampilan dengan senantiasa mencar ilmu terus-menerus, dan tentunya disertai dengan do’a dan pengharapan yang baik kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Sehingga apapun hasil akhirnya, itulah memang yang terbaik bagi kita. 

Nilai kesuksesan pun tidak dengan besarnya materi, jabatan, ataupun apapun atribut keduniawian ini. Tapi tidak lebih ukuran kesuksesan seseorang ada pada kebahagiaan yang ia dirasakan. Seperti halnya pada keadaan yang secara umum kelihatan menderita / terpuruk pun kalau disikapi dengan sabar maka nikmatnya kesabaran itu juga sebuah kebahagiaan hidup.

Namun percayalah Sahabat… Tidak ada yang sia-sia dari setiap langkah-langkah yang sudah kita ambil, flora yang baik niscaya akan sanggup kita tuai kelak. Dan menetapkan diri tetap konsisten dalam jalur-jalur kebenaran yang diridhoi Allah SWT, tidak merugikan orang lain, ringan tangan dalam membantu mengurangi beban kesusahan yang lainnya, serta tetap berusaha dengan segala daya dan upaya yang telah diberikan Tuhan sehingga potensi serta kesempatan terbaik ini sanggup kita gunakan dengan sebaik-baiknya. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Terbaik Salah Satu Cara Meningkatkan Profesionalisme Dalam Kerja, Lakukan Kiprah Yang Diberikan Pimpinan Dengan Baik

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Adakalanya kiprah yang diberikan oleh pimpinan kita kadangkala terasa berat kita lakukan alasannya yaitu alasan kita belum mempunyai pengalaman dalam mengerjakan hal tersebut, dengan kata lain kita belum pernah melaksanakan hal tersebut sama sekali. Dilema muncul ketika kita tak ada pilihan lain kecuali harus melaksanakan kiprah tersebut, alasannya yaitu memang kitalah yang dikala itu ditunjuk dan dipercaya oleh pimpinan kita.

Namun pada hakikatnya memang dengan tugas-tugas berat itulah kita akan sanggup tumbuh berkembang, alasannya yaitu kita akan kembali menemukan kesempatan mencar ilmu sambil bekerja, mendapat pengalaman gres dalam suatu bidang pekerjaan dan tentunya akan menjadi tangga-tangga berjenjang semakin tinggi dalam meningkatkan sumber daya insan dan kualitas langsung kita secara umum.

Dalam hal ini yang terkait dengan persoalan ekonomi sebaiknya dikesampingkan dulu, alasannya yaitu nantinya kalau kita telah bisa menjadi profesional dalam bidang tersebut, keseimbangan akan pekerjaan dan irit akan mengikutinya juga. 

Tentunya untuk menjadi profesional dalam suatu bidang, proses pembelajaran, integritas, sampai tanggung jawab yang sudah menempel akan menambah nilai SDM itu sendiri.

Selamat berkarya Sahabat… Semoga dengan tidak menolak tugas-tugas berat dari pimpinan, kita termasuk dalam jajaran pegawai/karyawan yang bisa dan baik dipimpin, sehingga kelak datang saatnya ketika kita menjadi pimpinan dalam suatu instansi (lingkungan pekerjaan) akan bisa juga menjadi pemimpin yang berkualitas dan baik. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Terbaik Jadilah Pengajar / Pendidik Yang Menyenangkan & Menginspirasi, Serta Jadikan Anak Didik Anda Sebagai Pembelajar Seumur Hidup

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Ada kata bijak yang menyampaikan bahwasannya “Satu teladan yang baik bisa mengalahkan seribu nasehat (kata-kata)” yang berarti teladan / teladan yang faktual seringkali lebih efektif dalam memotivasi seseorang daripada diberikan teori semata.

Inspirasi (ilham = ilmu & pemahaman) akan sesuatu hal dalam kehidupan seseorang seringkali muncul ketika ia sendiri telah melihat dengan mata kepala sendiri pada suatu teladan yang faktual sehingga sanggup memperkuat kebenaran-kebenaran akan teori kebaikan yang telah ia terima sebelumnya sehingga ini akan bisa memotivasinya untuk menerapkan teori-teori tersebut untuk mencapai suatu tujuan yang diharapkan.

Tak terkecuali dalam dunia pendidikan seorang guru akan sanggup menunjukkan kualitas pembelajaran yang tepat ketika teori-teori diperkuat dengan teladan/contoh yang nyata. Terkait dengan hal ini, berikut share artikel dari situs Kemdikbud.go.id yang berjudul “Mendikbud: Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan pada Peserta Didik” selengkapnya…

Indonesia merupakan bab dari pasar dunia. Persaingan pada pasar dunia ini tidak terlepas dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari suatu negara. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengajak forum pendidikan, dan para pemangku kepentingan bidang pendidikan untuk tolong-menolong menumbuhkan jiwa dan semangat kewirausahaan kepada penerima didik. 

"Indonesia harus menumbuhkan semangat-semangat kewirausahaan. Para pendidik harus menunjukkan teladan kemandirian, dan berikan semangat kepada anak didik untuk lebih menyebarkan diri dan mencerdaskan," ujar Mendikbud ketika mengunjungi Ranu Prima Collage (RPC), di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/05/2015). 

Peran penerima didik kelak ketika kembali pada masyarakat yakni menghasilkan sesuatu hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Dari sini, kata Mendikbud, akan muncul pertanyaan apa yang akan diberikan untuk masyarakat. "Jangan menganggap karya yang kita hasilkan itu kecil, alasannya yakni sekecil apa pun karya yang kita hasilkan akan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Mendikbud.   

Di sini kiprah pendidik akan terlihat. Pendidik diajak untuk menjadi seorang inspirator yang mempunyai tanggung jawab besar menunjukkan teladan positif kepada anak didik. Pendidik tidak hanya mempunyai kiprah mendidik, tetapi juga sanggup menunjukkan teladan untuk menghasilkan suatu karya. "Para pendidik harus bisa menjadi teladan yang baik bagi anak didik. Tanyakan pada anak didik, apa yang akan Anda hasilkan untuk masyarakat," tutur Mendikbud.

Mendikbud menunjukkan apresiasi kepada pelopor pendidikan RPC yang telah ikut tolong-menolong dalam mencerdaskan belum dewasa bangsa. "Jadilah pengajar atau pendidik yang menyenangkan dan menginspirasi, serta jadikan anak didik anda sebagai pembelajar seumur hidup," pesan Mendikbud.

Semoga kita semua bisa menjadi pendidik yang menyenangkan, bisa menjadi motivator sekaligus inspirator yang efektif dan positif bagi penerima didik kita pada khususnya dan bagi generasi muda Indonesia pada umumnya. Aamiin… Salam Edukasi…!

Terbaik Tips / Cara Meratapi Periode Kemudian Yang Baik Dan Bijak

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Setiap manusia dipastikan mempunyai masa lalu, dan tentunya masa kemudian tersebut beraneka momen serta rasa. Tapi itulah masa lalu, semua sudah dilewatkan dan waktu tak mungkin sanggup diulang kembali. Akan tetapi bukan berarti tidak sanggup diperbaiki kembali, akan tetapi justru dari masa kemudian itulah yang sanggup menjadi salah satu faktor motivasi untuk melangkah lebih baik lagi mulai dari kini sampai nantinya.

Di antara beberapa orang yang aku temui, seringkali meratapi di masa-masa sekolahnya yang alhasil tidak memuaskan baik diri-sendiri maupun orang tua, hal tersebut terjadi bukan alasannya ialah sekolahnya akan tetapi kurangnya kesadaran dari diri untuk berguru dengan serius, dan ini juga pernah terjadi pada diri aku sendiri Sahabat…!

Di mana pada ketika sekolah dulu kita cenderung menuntut ini dan itu pada kedua orang renta kita, tanpa kita sadari kita telah menambah beban berat kedua orang renta kita yang telah membiayai hidup maupun pendidikan kita, dengan kata lain kita ketika itu belum sanggup mengerti kecuali di masa kini yang sudah mengalami sendiri bagaimana cara menjadi orang yang bertanggung jawab pada keluarga, anak, maupun tanggung jawab dalam bidang pekerjaan kita.

Lalu bagaimana cara kita dalam meloloskan dari jerat penyesalan yang tidak berarti, atau bahkan malah menambah beban hidup kita, di antaranya sebagai berikut :

1.   Percayalah, Tuhan Maha Pengampun bagi hamba-Nya yang mau benar-benar tobat.

2. Yakinlah bahwasannya masa depan akan selalu terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha.

3.   Selalu ambil nilai / hal positif dari masa lalu.

4.   Bangkit dari keterpurukan dengan revolusi mental yang lebih baik.

5. Tanamkan semangat dan daya juang yang gres sehingga metode tindakan yang lebih baik serta dibarengi dengan mental yang baik akan sanggup menghasilkan produk capaian yang baik pula.

6. Selalu mau berguru memahami kehidupan dengan terus menerapkan nilai-nilai terbaik dalam hidup ini menyerupai keikhlasan, kesabaran, rendah hati, ketulusan, dan terus membina rasa hening terhadap sesama maupun alam semesta.

7.   Fokuskan tindakan dan karya konkret sebagai implementasi dari setiap nilai-nilai yang telah diyakini baik dan benar, yakni sesuatu itu ialah jalan-jalan kehidupan yang diridloi oleh Allaah SWT.

Demikian sedikit share tips wacana bagaimana cara meratapi masa kemudian yang baik dan bijak untuk meraih masa depan yang lebih membanggakan dan gemilang. Selamat berguru dalam bertindak sekaligus memahami makna dari kehidupan yang indah ini Sahabat…! Semoga sukses selalu… Aamiin.. Salam Edukasi…!